Komandan Pasukan Pro-Saudi di Yaman Tewas Diserang Drone Ansarullah

0
206

Aden, LiputanIslam.com – Satu komandan militer pemerintahan presiden pelarian Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi yang didukung pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi tewas terkena serangan drone kelompok pejuang Ansarullah (Houthi) di provinsi Jawf, Yaman utara.

Sumber militer anonim kubu Hadi mengatakan bahwa komandan operasi Brigade 7 Penjaga Perbatasan Kol. Sultan Khalid Kharsan tewas bersama sejumlah orang yang menyertainya akibat serangan tersebut di kawasan al-Hamdhah, Jawf, yang berbatasan darat dengan Saudi.

Sumber itu tidak menyebutkan keterangan lebih lanjut, sementara pihak Ansarullah juga belum berkomentar.

Perang Yaman sudah memasuki tahun keenam, dan sejak beberapa pekan lalu provinsi Jawf dilanda pertempurangan sengit antara kubu Hadi dan Ansarullah.

Ansarullah mencetak kemajuan besar di provinsi itu sejak awal Maret lalu ketika berhasil menguasai kota al-Hazm, sementara kubu Ansarullah pada awal Juni lalu mengaku sudah bergerak maju lagi hingga hampir dapat mengepung kota itu.

Baca: Militer Yaman Umumkan Niatnya Serang Istana Saudi

Sementara itu, kubu Hadi dinilai akan kehilangan satu-satunya ibukota administratif yang sepenuhnya berada di bawah kendali mereka, karena Ansarullah terus merebut daerah-daerah Provinsi Marib yang strategis.

Ahab Abdel-Qader, anggota Komisi Internasional untuk Penyelesaian Perselisihan Politik dan Diplomatik, menyataan pasukan Ansarallah sedang bersiap merebut ladang minyak imperatif Marib, yang akan menjadi kerugian besar bagi kubu Hadi.

Baca: Pejuang Ansarullah Yaman Raih Kemajuan Besar di Yaman Utara

“Houthi  akan dapat memperluas pengaruh militernya atas seluruh Yaman dalam kepemimpinan yang bersatu dengan loyalitas suku, militer, dan ideologis di bawah pasukan militer yang setia,” ujarnya. (mm/raialyoum/sputnik)

DISKUSI: