Kontak Senjata di Mesir, 18 Teroris Tewas

0
101

Kairo, LiputanIslam.com – Kementerian Dalam Negeri Mesir menyatakan sebanyak 18 terduga anggota kelompok bersenjata tewas dalam baku tembak dengan pasukan keamanan di Sinai Utara, dua hari setelah terjadi ledakan mematikan di mana kelompok teroris ISIS menyatakan bertanggungjawab atasnya.

“Badan Keamanan Nasional menerima laporan-laporan intelijen mengenai adanya anasir teroris yang bersembunyi di sebuah rumah di Bir al-Abed, di mana mereka berencana untuk melancarkan operasi serangan,” ungkap kementerian itu dalam sebuah pernyataannya, Ahad (3/5/2020).

“Tempat persembunyian mereka diserang, dan baku tembakpun terjadi, yang menyebabkan kematian 18  (militan)… Pasukan keamanan menemukan 13 senjata otomatis, dua bom rompi dan tiga alat peledak lain yang mereka miliki,” terangnya.

Kamis lalu tentara Mesir menyatakan bahwa 10 tentara, termasuk seorang perwira, tewas atau terluka dalam ledakan yang ditujukan ke kendaraan lapis baja dekat Bir al-Abed di Sinai Utara.

ISIS melalui saluran propagandanya mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Baca: Teroris ISIS Lancarkan Serangan Sengit, Beberapa Pasukan Relawan Irak Terbunuh

Juru bicara militer Mesir, Tamer al-Rifai, menyatakan bahwa sehari kemudian tentara Mesir membunuh dua terduga anggota kelompok bersenjata di provinsi Sinai Utara.

Tentara Mesir, Minggu, merilis video yang menjelaskan operasi kontra-terorisme terbarunya di Semenanjung Sinai, dan menyebutkan bahwa 126 orang yang dicurigai sebagai kawanan bersenjata tewas dalam 22 operasi serangan, yang juga menyebabkan 15 tentara tewas dan atau luka.

Baca: Pandemi Covid-19, Mesir Umumkan Keberhasilan Kasus Pertama Injeksi Plasma Darah

Tentara menambahkan bahwa sebanyak 228 “tempat persembunyian yang digunakan oleh elemen-elemen teroris” telah dihancurkan, dan 266 “elemen kriminal” diringkus. (mm/aljazeera)

DISKUSI: