Konferensi Persatuan Islam, Sekjen Jihad Islam Palestina: Tak Ada Persatuan Tanpa Quds

0
413

Teheran, LiputanIslam.com –   Sekjen Jihad Islam Palestina (PIJ) Ziyad Nakhalah menegaskan bahwa kebangkitan dan persatuan umat Islam akan tetap berkoneksi secara dialektis dengan pembebasan Quds dan Palestina dari pendudukan Zionis, dan bahwa persatuan tak akan terwujud tanpa Quds dan Palestina.

“Tak ada persatuan tanpa Quds dan Palestina, dan tak ada Quds dan Palestina tanpa persatuan,” tegasnya dalam pidato pada sidang pembukaan Konferensi Persatuan Islam ke-35

Dia mengingatkian, “Serangan Barat menyasar semua komponen umat kita, dan tatanan global yang dikendalikan oleh rezim-rezim Barat, terutama AS dengan semua persendiannya, adalah bahaya yang mendesak umat dan peradaban kita.”

Nakhalah lantas memastikan bahwa Rezim Zionis Israel merupakan ujung tombak rezim-rezim Barat dan karena itu “dukungan kepada bangsa Palestina dan pengerahan segenap kekuatan menuju pembebasan Baitul Maqdis akan dapat menggagalkan dan memusnahkan serangan itu.”

Dia juga mengingatkan bahwa persatuan merupakan kewajiban syariat yang berulangkali ditegaskan dalam ayat-ayat suci Al-Quran, meski tak berarti pengabaian terhadap keragaman yang sudah menjadi sunnatullah di tengah umat manusia sebagaimana juga disebutkan dalam Al-Quran.

Sekjen PIJ mengapresiasi kontinyiutas dukungan Iran kepada Palestina dengan mengatakan, “Kontinyuitas dukungan ini di semua level memiliki peran terkemuka dan terpenting bagi kekuatan kami dalam menghadapi rezim pendudukan Zionis dan kelanjutan resistensi sejak revolusi Islam di Iran sampai hari ini.”

Konferensi Persatuan Islam diselenggarakan di Iran setiap tahun dan biasa dihadiri oleh para alim ulama, cendikiawan dan tokoh umat dari berbagai negara Islam dunia dalam rangka menyambut peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad saw.

Namun, mengingat bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir, pada konferensi kali ini sebagian besar makalah, yaitu 360 dari 514 makalah para ulama, cendikiawan, praktisi dan aktivis dari Iran dan 52 negara dunia dibacakan secara virtual. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Buka Konferensi Persatuan Islam, Presiden Iran: Makar Perpecahan Islam Melanda Negara-Negara Islam

Pertama Kali, Sayid Nasrallah Sebut Hizbullah Punya 100,000 Pasukan, Ada Apa?

DISKUSI: