Komandan IRGC: Iran Siap Bekerjasama dengan Militer Suriah di Berbagai Bidang

0
95

Teheran, LiputanIslam.com   Panglima pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Mayjen Hossein Salami dalam pertemuan dengan Menhan Suriah Ali Mahmoud Abbas di Teheran, Selasa (24/1), memastikan kesiapan Teheran bekerjasama dengan Angkatan Bersenjata Suriah di berbagai bidang.

Dia juga menyatakan bahwa musuh-musuh Presiden Suriah Bashar Assad kini berada di jalur kehancuran.

“Mereka yang pernah berusaha untuk menghancurkan Suriah, kini berada di jalur kemunduran dan kehancuran,” kata Salami.

 

Salami menyebutkan bahwa pertukaran pengalaman di berbagai bidang, terutama perang siber, perang informasi, dan perang elektronik, menjadi masalah penting dan sensitif, dan IRGC siap meningkatkan kerjasama pendidikan dengan Angkatan Bersenjata Suriah.

Sembari menekankan pentingnya pengembangan kerjasama pertahanan dan militer antara Teheran dan Damaskus, dia mengatakan, “Kami siap membantu Angkatan Bersenjata Suriah di bidang yang dibutuhkan.”

Panglima IRGC menyebut perkembangan terakhir di wilayah pendudukan Israel dan Jalur Gaza sebagai tanda penurunan rezim Zionis.

Di pihak lain, Menhan Suriah menyampaikan apresiasi atas dukungan Iran kepada Suriah dalam perang melawan kawanan teroris, termasuk ISIS.

“Bangsa Suriah tidak akan pernah melupakan dukungan dan bantuan berharga Iran, yang dipimpin oleh Syahid Qassem Soleimani, dalam memerangi teroris. Bantuan Anda untuk gerakan Perlawanan di kawasan termasuk Palestina, adalah fakta yang tak terbantahkan dan telah menyebabkan kekalahan dan kemarahan musuh-musuh umat Islam,” terang Abbas.

Menanggapi kampanye Anti-IRGC oleh Parlemen Eropa, dia menyatakan bahwa negara-negara yang menjadi sumber terorisme malah menuduh pihak lain sebagai teroris.

Dia juga mengatakan, “Mereka juga menyebut Suriah, yang mendukung Hizbullah dan Hamas, sebagai teroris.”

Pada tahun 2011 Suriah mulai dilanda gejolak pemberontak dan terorisme yang didukung berbagai kekuatan asing.

Iran mempertahankan misi penasihat di Suriah atas permintaan Damaskus demi membantu  menyingkirkan militan yang memerangi pemerintah Suriah yang dipilih secara demokratis sejak 2011.

Beberapa anggota IRGC telah gugur dalam pertempuran di Suriah.

Letjen Soleimani, yang dibunuh dalam serangan AS di dekat Bandara Internasional Baghdad pada Januari 2020 memainkan peran kunci dalam penumpasan kelompok teroris ISIS.  (mm/fna)

Baca juga:

Dijumpai Menhan Suriah, Presiden Raisi: Hubungan Teheran-Damaskus Berbasis Semangat Resistensi

Iran Mengaku Mendapat Sikap Positif dari Para Pejabat Saudi

DISKUSI: