Kerusuhan Berdarah di Beirut, Hizbullah dan Gerakan Amal Minta Pendukungnya Tenang

0
287

Beirut, LiputanIslam.com –   Menanggapi peristiwa penembakan terhadap masa pengunjuk rasa yang menewaskan sejumlah orang dan melukai beberapa lainnya, Kamis (14/10), kelompok Hizbullah dan Gerakan Amal menyatakan bahwa serangan itu bertujuan menyeret negara ini pada fitnah.

Dalam sebuah statemen bersama, dua kelompok Muslim Syiah itu menyebutkan massa yang sedang bergerak dalam unjuk rasa damai di depan pengadilan terhadap “politisasi” penyelidikan kasus ledakan Pelabuhan Beirut mendapat serangan tembakan ketika mencapai kawasan Tayouneh pada pukul 10.45 waktu setempat. Massa ditembaki oleh para sniper yang ada di atas beberapa bangunan, dan kemudian terjadi tembakan susulan yang intensif dan menyasar bagian kepala hingga jatuh beberapa korban gugur dan luka.

“Serangan ini bertujuan menyeret negara kepada fitnah yang disengaja di mana para penanggungjawabnya adalah para provokator dan pihak-pihak yang tangannya berlumur darah para korban dan syuhada Pelabuhan demi mendapat raihan-raihan politik tendensius,” bunyi statemen itu.

Hizbullah dan Gerakan Amal menyerukan kepada para simpatisannya untuk tetap tenang dan tidak terseret kepada “fitnah keji”. Keduanya juga mendesak tentara Lebanon agar bertanggungjawab dan turun tangan secepatnya.

“Gerakan Amal dan Hizbullah menyerukan kepada tentara Lebanon agar bertanggungjawab dan segera turun tangan menghentikan para penjahat itu, sebagaimana juga menyerukan kepada semua pengikut dan simpatisan untuk tenang dan tidak terseret kepada fitnah keji,” ungkap keduanya.

Dalam kejadian itu, sejumlah massa pendukung Hizbullah dan Gerakan Amal bergerak menuju lokasi aksi konsentrasi dan unjuk rasa protes anti Tarek Bitar, hakik kasus ledakan Pelabuhan Beirut, dan kemudian mendapat tembakan intensif yang menjatuhkan sejumlah korban tewas dan luka.

Menanggapi peristiwa itu, tentara Lebanon juga merilis pernyataan bahwa pihaknya saat itu segera memblokir lokasi kejadian, menyebar pasukan dan menyisir lingkungan sekitar untuk meringkus para pelaku penembakan.

Tentara Lebanon juga menegaskan, “Satuan-satuan pasukan yang disebar akan melepas tembakan ke arah siapapun orang bersenjata yang ada di jalanan, dan ke arah siapapun yang melepaskan tembakan dari tempat lain. Kami meminta warga sipil meninggalkan jalanan.” (mm/rt/raialyoum)

Baca juga:

Sayid Nasrallah: AS Pindah Teroris ISIS ke Afghanistan

Ini Pesan-pesan Kunjungan Menlu Iran ke Lebanon

DISKUSI: