Riyadh, LiputanIslam.com – Pegiat media sosial menanggapi keras pernyataan Putra Mahkota Arab Saudi Mohamed bin Salman (MBS) bahwa siapapun tak berhak mencampuri urusan dalam negeri Saudi.
Tanggapan itu berupa “pelaran” untuk MBS bahwa penistaan terhadap kesucian Negeri Haramain bukanlah urusan dalam negeri.
Haramain adalah istilah untuk menyebut dua tanah suci Mekkah Al-Mukarromah dan Madinah Al-Munawwaroh.
Dikutip Al-Alam, Senin (7/11), akun Nahwa Al-Hurriyyah (Menuju Kebebasan) dalam postingannya di Twitter menegaskan kepada MBS; “Biarlah kami ajari Mohamed bin Salman beberapa hal, yaitu; penistaan Negeri Haramain bukanlah urusan dalam negeri; meremehkan lingkungan Rasulullah bukanlah urusan dalam negeri; sengaja menistakan kehormatan kiblat Muslimin bukanlah urusan dalam negeri.”
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Saudi memublikasi pernyataan MBS; “Tak seorangpun berhak mencampuri urusan dalam negeri kami, karena urusan ini hanyalah untuk kami sendiri, orang Saudi.”
Dalam postingan terbaru, akun Nahwa Al-Hurriyyah memuat foto-foto patung MBS dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi sembari menyebutkan; “Berhala-berhala ini tak dapat melanggengkan el-Sisi dan Mohamed bin Salman, melainkan akan mengabadikan (sejarah) kejahatan dan keras kepala mereka.” (mm/alalam/twitter)
Baca juga: