Saudi Adakan Halloween, Dahi Khalfan: Pukulan bagi Arab dan Islam

0
84

Dubai, LiputanIslam.com   Warganet Arab memviralkan kecaman Dahi Khalfan, tokoh ternama mantan Kepolisian Dubai, UEA, via Twitter terhadap penyelenggaraan acara Halloween di Arab Saudi.

Dalam postingan Sabtu (5/11), Khalfan mencuit; “Memperkenankan Muslimin menyelenggarakan festival Halloween merupakan tragedi moral yang menghantam kedalaman norma-norma kita sebagai umat Arab dan Islam.”

Turki Shalhoub, aktivis dan penulis asal Saudi membagikan postingan Khalfan sembari berkomentar; “Dahi Khalfan mengecam rezim (Putra Mahkota Saudi, Mohamed) Bin Salman, menudingnya berusaha menghantam nilai-nilai Arab dan Islam, dan menyebut festival Hallowen sebagai restival setan.”

Shalhoub menambahkan, “Mari kita tunggu reaksi lalat-lalat, orang-orang yang berlagak nasionalis, dan orang-orang ‘Emirat Saudi’”.

Seperti diketahui, masyarakat dunia Arab dan bahkan warganet Indonesia geger ketika Saudi menyelenggarakan festival Halloween pada pekan lalu. Pasalnya, Saudi selama ini dikenal sebagai negara yang “nyar’i” sehingga melarang perayaan demikian, namun sekarang malah menyelenggarakannya dengan sedemikian mencolok serta menjadikannya sebagai bagian Riyadh Season.

Warganet itu juga menyayangkan karena Saudi yang melarang Maulid dengan dalih bid’ah malah dengan entengnya menyelenggarakan festival Hallowen yang jelas-jelas bercorak kafir dan mubazir.

Festival Halloween itu dijuluki “Scary Weekend” dan berlangsung pada Kamis dan Jumat pekan lalu di Boulevard Riyadh. Warga Saudi berdatangan ke pesta itu mengenakan beragama kostum seram dan pakaian mewah. (mm/alalam)

DISKUSI: