Kapal Selam Rusia Tembakkan Rudal ke Jet Tempur Israel yang Serang Suriah

0
313

TelAviv, LiputanIslam.com  Surat kabar Israel Hayom melaporkan bahwa kapal selam Rusia telah menembakkan rudal ke jet tempur Israel yang membom beberapa sasaran di Suriah, dan Israel lantas mencari tahu apakah peristiwa ini merupakan pertanda perubahaan sikap Rusia terhadap serangan Israel ke Suriah.

Dikutip Al-Alam, Selasa (18/5), surat kabar Israel  itu menyatakan; “Peristiwa tak biasa ini terjadi pada hari Jumat, ketika Israel menyerang target-target di Suriah. Waktu serangan pada hari Jumat tepat pukul 20.00. Kejadian ini tidak biasa sama sekali, dan menurut publikasi, posisi yang terkena serangan juga penting.”

Israel Hayom juga menyebutkan; “Semua orang mengetahui bahwa dalam serangan yang dikaitkan dengan militer Israel terhadap Suriah itu tentara Suriah menembakkan rudal darat-ke-udara terhadap jet tempur Angkatan Udara Israel. Sejumlah rudal yang ditembakkan itu besar, tapi ini sistem lama tipe TKA.”

Surat kabar ini menambahkan; “Rusia telah memindah beberapa sistem canggih S-300 ke Suriah dalam beberapa tahun terakhir, tapi perkiraan di Israel menyebutkan bahwa  sampai akhir-akhir ini baterai-baterai canggih hanya ada di tangan Rusia saja sehingga tak menjadi ancaman bagi jet tempur Angkatan Udara Israel. Dalam konteks ini, perkembangan yang terjadi pada liburan akhir pekan lalu menimbulkan keresahan tersendiri.”

Israel Hayom lantas menyebutkan bahwa pada serangan Israel selanjutnya terhadap Suriah akan dapat diketahui apakah penembakan terhadap jet tempur Israel benar-benar dilakukan oleh Rusia, ataukah itu hanya pengecualian dan terjadi hanya sekali.

Israel terus menyerang wilayah Suriah sejak beberapa tahun lalu, tapi memburuknya hubungan Israel dengan Rusia belakangan ini menimbulkan kekhawatiran Israel terhadap kemungkinan Rusia menyerang jet tempur Israel di Suriah.

Kementerian Pertahanan Rusia Sabtu lalu mengungkapkan bahwa jet tempur F-16 Israel menembakkan 22 rudal ke lokasi Pusat Penelitian Ilmiah Suriah di Masyaf dan pelabuhan Banias, dan serangan itu dihadang oleh tentara Suriah sehingga 16 rudal di antaranya dapat dihancurkan.

Damaskus mengumumkan lima orang gugur dan tujuh lainnya terluka akibat serangan Israel ke wilayah tengah Suriah. Damaskus menyerukan kepada PBB dan Dewan Keamanan agar mengutuk pelanggaran Israel terhadap kedaulatan Suriah tersebut. (mm/alalam)

Baca juga: 

Pemimpin Gereja Yerussalem; Israel Tak Menghormati Gereja maupun HAM

Iran Desak Masyarakat Internasional Minta Pertanggungjawaban Israel atas Pembunuhan Abu Akleh

DISKUSI: