Kairo Sebut Keberadaan Turki di Suriah Ancaman bagi Timteng, Ankara Membantah

0
152

Menlu Mesir Sameh Shoukry

Kairo, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry dalam pertemuan tingkat menteri Small Group on Syria mengaku sangat prihatin atas campur tangan Turki di Suriah dan menyebutnya ancaman bagi seluruh kawasan Timur Tengah. Pihak Turki segera membantah pernyataan tersebut.

“Keberadaan Turki di Suriah merupakan ancaman bukan hanya bagi Suriah, melainkan juga sangat merugikan seluruh kawasan, dan karena itu rencana untuk memicu ekstremisme dan fenomena pengiriman para kombatan teroris asing tak boleh ditoleransi,” ungkap Shoukry, seperti dikutip juru bicara Kementerian Luar Negeri Mesir, Ahmed Hafez, Sabtu (24/10/2020).

Dia menekankan bahwa Kairo mendukung upaya yang bertujuan memperkuat kerja Komite Konstitusional untuk mencapai tujuan yang diinginkan, dan pentingnya menempuh jalur politik dalam berbagai dimensinya, dan bahwa Mesir menentang segala upaya pemaksaan perubahan demografis di Suriah.

Shoukry menegaskan keharusan Komisi Negosiasi Suriah mengembangkan formula seimbang yang menjamin representrasi yang adil dari berbagai kelompok oposisi dalam proses pengambilan keputusan melalui kontribusi untuk pencapai solusi politik yang komprehensif bagi krisis Suriah yang telah berlangsung selama hampir sepuluh tahun, dan mendukung aspirasi persaudaraan bangsa Suriah dalam memandang masa depan yang lebih stabil.

Di pihak lain, pemerintah membantah pernyataan tersebut dan menilainya sebagai dukungan kepada “rezim penindas” di Suriah.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki Hami Aksoy mengatakan, “Mengenai Suriah, tugas Mesir – anggota Small Group- adalah mendengarkan harapan bangsa-bangsa dan melayani perdamaian, keamanan, dan stabilitas yang berkelanjutan di kawasan, bukan membela rezim yang menindas dan struktur paralel pemberontak dan organisasi teroris.”

Dia menegaskan, “Kami menolak tuduhan menteri luar negeri Mesir yang menargetkan negara kami pada pertemuan Small Group on Syria.” (mm/alahram/anadolu)

Baca juga:

Erdogan Umumkan Hak Turki “Selesaikan” Konflik Karabakh Sebagaimana Rusia

Inna Lillahi, Mufti Damaskus Gugur Diserang Teroris

DISKUSI: