Jutaan Umat di Berbagai Negara Peringati Kesyahidan Imam Husain bin Ali ra

0
80

Karbala, LiputanIslam.com –  Jutaan umat Islam di berbagai negara memperingati hari duka cita kesyahidan Imam Husain bin Ali bin Abi Thalib ra, cucunda Nabi Muhammad saw, pada Hari Asyura (10 Muharram) , Ahad (30/8/2020).

Di Irak, berbagai kota dan daerah diwarnai oleh peringatan tragedi yang terjadi di padang Karbala pada tahun 61 Hijriah/680 Masehi tersebut.

Di Karbala, misalnya, yang kini sudah menjadi kota dan juga merupakan tempat dimakamkannya Imam Husain, ratusan ribu orang  berduyun mendatangi pusara sang imam sehingga terjadi kerumunan meskipun diberlakukan upaya penerapan protokol pencegahan inveksi virus Covid-19.

Kota-kota lain Irak yang diwarnai peringatan ini antara lain ialah Najaf, Kadhimiah, dan Samarra. Penduduk mendatangi majelis-majelis dukacita di masjid-masjid ataupun posko dan tempat khusus yang disebut “husainiyah”.

Negara lain yang tenggelam dalam peringatan ini adalah Iran, yang mayoritas penduduknya bermazhab Syiah. Penduduk berbagai kota dan daerah di negeri mullah ini menggelar majelis-majelis dukacita sembari menerapkan protokol kesehatan, antara lain pemakaian masker dan penjarakan sosial, sesuai pesan yang pernah ditekankan oleh Pemimpin Besar Iran, Ayatullah Sayid Ali Khamenei.

Dalam majelis-majelis yang memajang bendera-bendara Imam Husain itu hadirin memperbaharui sumpah setia mereka kepada Sang Imam dan mengungkapkan tekad mereka untuk terus mengikuti jejaknya dalam melawan kezaliman.

Di Yaman, berbagai wilayah, termasuk ibu kotanya, Sanaa, penduduk mengadakan majelis dan menggelar pawai akbar di berbagai kawasan. Selain diisi dengan pembacaan narasi Tragedi Asyura dan ceramah-ceramah mengenai hikmah kebangkitan Imam Husain serta keutamaan Ahlul Bait atau keluarga Nabi Muhammad saw, majelis dan forum juga dihiasi dengan pelantunan syair-syair epik.

Selain itu, dengan semangat perjuangan Imam Husain, para pecinta Ahlul Bait di Yaman bersumpah akan terus melawan agresi militer Arab Saudi dan sekutunya yang didukung AS. Mereka juga menegaskan dukungan dan solidaritasnya dengan bangsa Palestina yang berjuang melawan agresi Israel yang juga didukung oleh AS. (mm/alalam)

Baca juga:

Nasrallah: Gerakan Asing Anti-Hizbullah Kali Ini Terparah Dalam 50 Tahun Terakhir

Militer Israel Klaim Dua Kali Hizbullah Gagal Membalas Dendam

DISKUSI: