Jihad Islam Palestina Umumkan Penghentian Serangan ke Israel

0
100

Gaza, LiputanIslam.com –  Gerakan Jihad Islam Palestina, Senin malam (24/2/2020), mengumumkan pihaknya telah menghentikan “reaksi militer”-nya terhadap Israel.

Sayap militer gerakan ini, Brigade Quds, dalam sebuah statemennya menyatakan, “Brigade Quds mengumumkan telah menghentikan reaksi militernya terhadap kejahatan pembunuhan di Khan Yunis dan Damaskus. Namun, bangsa dan umat kita siap melanjutkan jihad dan bereaksi terhadap segala bentuk serangan rezim pendudukan terhadap bangsa dan negeri kita.”

Sebelumnya di hari yang sama Brigade Quds mengaku telah “meroket daerah-daerah yang dirampas musuh pada sore hari” sebagai balasan atas serangan Israel pada hari Ahad ke kawasan sekitar Damaskus, ibu kota Suriah.

Militer Israel menyatakan bahwa hingga pukul 19.00 sebanyak 50 roket telah ditembakkan dari Gaza ke wilayah Israel (Palestina Pendudukan 1948). Militer Israel mengklaim dapat mencegat 90 persen di antara puluhan roket tersebut.

Jihad Islam Palestina menyatakan dua anggotanya gugur akibat serangan Israel di Suriah, namun membantah beberapa laporan yang menyebutkan bahwa salah satu orang yang gugur adalah Akram al-Ajouri, wakil ketua gerakan ini.

Jihad Islam Palestina mengumumkan bahwa dua orang Palestina yang gugur akibat serangan Zionis itu adalah Ziyad Ahmad Mansour, 23 tahun, dan Ahmad Sulaim, 24 tahun.

Militer Israel mengaku telah menyerang beberapa sasaran milik Jihad Islam Palestina di selatan Damaskus serta puluhan sasaran lain milik faksi pejuang Palestina ini di Jalur Gaza sebagai reaksi atas tembakan roket dari Gaza ke Israel pada hari Ahad.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengancam akan memperluas serangan Israel dengan menyasar posisi-posisi Hamas di Jalur Gaza.

Baca: Netanyahu: Pemimpin Jihad Islam Lolos dari Maut

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza menyatakan tidak atau belum ada korban yang dikirim ke rumah sakit akibat serangan Israel tersebut.

Baca: Video: Pasukan Israel Membuldoser Jenazah Pemuda Palestina

(mm/rt)

DISKUSI: