Video: Pasukan Israel Membuldoser Jenazah Pemuda Palestina

0
148

Teheran, LiputanIslam.com –  Israel melancarkan serangan udara dengan membom beberapa lokasi di Jalur Gaza, Ahad (23/2/2020), setelah kelompok-kelompok pejuang  Palestina menembakkan roket ke Israel sebagai pembalasan atas tindakan pasukan Israel membunuh dan membuldoser jenazah seorang pemuda Palestina sehari sebelumnya.

Pusat Informasi Palestina melaporkan pada hari Senin pagi bahwa serangan udara oleh jet-jet tempur Israel itu terjadi di utara, barat dan timur Jalur Gaza.

Posisi-posisi para pejuang Palestina di sebelah barat Khan Yunis dan di daerah Rafah di Gaza selatan juga diserang.

Menurut laporan awal, sedikitnya enam orang Palestina terluka akibat serangan itu.

Militer Israel di Twitter menyatakan serangan itu ditujukan terhadap kelompok Jihad Islam Palestina di Gaza.

Sebelumnya, media Israel melaporkan bahwa serangan roket pembalasan Palestina dalam tiga gelombang telah menyasar daerah dan kota yang dekat dengan Jalur Gaza, terutama kota Ashkelon dan Sderot.

Faksi  Jihad Islam Palestina dalam statemennya menegaskan bahwa  serangan roket itu merupakan reaksi atas tindakan pasukan Israel sehari sebelumnya yang menembak mati anggota Jihad Islam Mohammed al-Naem, 27 tahun, di dekat pagar pemisah Gaza-Israel (Palestina pendudukan 1948) di  timur Khan Yunis.

Sebuah video beredar viral dan memperlihatkan aksi brutal pasukan Israel di mana satu unit buldoser Israel bergerak cepat ke tempat kejadian.

Beberapa warga Palestina yang mendekati jenazah Naem untuk mengambilnya terpaksa lari menjauh demi menghindari buldoser itu.  Sesaat kemudian, buldoser itu  menghancurkan dan mengambil jenazah Naem.

 

Pusat Media Timur Tengah Internasional (IMEMC) melaporkan bahwa empat warga Palestina lainnya menderita  akibat luka tembak dalam insiden itu.

Baca: Pasukan Israel Tembak Mati Satu Pemuda Palestina

Aksi brutal pasukan Zionis yang terekam video itu praktis mengobarkan kemarahan orang-orang Palestina. Gerakan perlawanan Islam Palestina, Hamas dalam sebuah statemennya menyatakan bahwa serangan roket pejuang Palestina merupakan “hasil alami kejahatan rezim pendudukan yang berkelanjutan dan pelanggarannya terhadap orang-orang kita dan warga Gaza yang terblokade “.

Insiden itu terjadi setelah menteri urusan militer Israel Naftali Bennett mengatakan pekan lalu bahwa Israel akan mulai “menimbun” mayat warga Palestina yang dituduh “terorisme” untuk digunakan sebagai “kartu tawar menawar” dalam negosiasi dengan Hamas. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS: