Jet Tempur Israel Gempur lagi Jalur Gaza

0
125

Gaza, LiputanIslam.com –  Di tengah gempita pandemi corona di dunia, termasuk Timteng, konflik Palestina-Israel belakangan justru terlihat meningkat lagi.

Media Palestina Jumat malam (27/3/2020) melaporkan bahwa jet tempur dan pesawat nirawak (drone) Israel menggempur beberapa posisi gerakan perlawanan Palestina, Hamas.

Belum ada laporan mengenai tingkat kerusakan dan kemungkinan jatuhnya korban akibat serangan udara ini.

Militer Israel di Twitter mengaku telah “menyerang target Hamas” sebagai balasan terhadap “sebuah roket” yang “ditembakkan dari Gaza” ke wilayah Israel (Palestina pendudukan 1948) pada malam itu dan membuat “ribuan orang Israel”  masuk ke tempat-tempat perlindungan.

Media Israel melaporkan bahwa “proyektil” dari Gaza mendarat di area terbuka di sekitar Sha’ar Hanegev di wilayah selatan Israel, tanpa menimbulkan kerusakan atau korban.

Namun, serangan roket itu memicu pekikan sirene dan peringatan merah pertama dalam beberapa minggu terakhir di selatan kota Sderot dan beberapa daerah lainnya di sekitar Jalur Gaza.

Baca: Israel Perlakukan Warga Palestina Secara Rasis dengan Dalih Corona

Rezim Israel biasanya mengklaim bahwa serangan udara terhadap Jalur Gaza dilakukan sebagai balasan atas serangan roket yang dari Jalur Gaza.

Jalur Gaza diblokade oleh Israel sejak Juni 2007 hingga menyebabkan penurunan standar hidup serta memperparah tingkat pengangguran dan kemiskinan.

Baca: Hamas: Tawaran Pemimpin Ansharullah Gembirakan Hati Pejuang Palestina

Israel menistakan hak asasi sekitar dua juta penduduk Jalur Gaza, termasuk kebebasan bergerak, bekerja dengan upah yang layak serta perawatan kesehatan dan pendidikan yang memadai.

Sejak 2008, Israel telah melancarkan tiga perang terhadap Jalur Gaza yang menyebabkan ribuan penduduk wilayah ini tewas. (mm/presstv)

DISKUSI: