Teheran, LiputanIslam.com – Juru Bicara Kementerian Pertahanan Iran Brigjen Reza Talainik menyatakan beberapa negara Eropa berupaya membeli pesawat nirawak (UAV/drone) buatan Teheran.
Talainik memastikan banyak sekali pelanggan potensial untuk drone militer buatan Iran, dan negara republik Islam ini siap mengekspor drone militer setelah mempertimbangkan kapasitas produksi dan kebutuhan dalam negerinya.
Menurutnya, Iran siap mengekspor UAV selagi tidak ada “pertimbangan politik dan keamanan” untuk pelanggan mana pun, dan ada kepastian bahwa drone-nya tidak dimaksudkan untuk penggunaan yang tidak pantas.
Pejabat Iran itu tidak menyebutkan nama negara-negara Eropa itu dengan alasan bahwa mereka ingin tetap anonim.
Para pejabat militer Iran mengatakan negaranya mampu membuat drone mulai dari badan pesawat hingga berbagai subsistem dan mesinnya, dan bahwa Angkatan Bersenjata Iran telah dilengkapi dan siap untuk melakukan segala jenis operasi dan misi drone.
Sementara itu, Panglima Pertahanan Udara Angkatan Bersenjata Iran, Brigjen Ali Reza Sabahi Fard, mengumumkan pencapaian baru di bidang peperangan elektronik dan UAV akan segera diungkap.
“Menjelang HUT AU Angkatan Bersenjata Iran, akan ditambah prestasi-prestasi baru pada angkatan ini yang sebagian besar adalah sistem peperangan elektronik dan drone yang merupakan lapisan pertahanan tersembunyi dan mungkin tidak diumumkan, tetapi sistem pertahanan udara akan ditambahkan dan di umumkan, Insya Allah,” terangnya.
Dia juga menyebutkan bahwa penggunaan kecerdasan buatan merupakan salah satu prioritas utama.
Dia mengatakan, “Kami menggunakan sistem pertahanan terbaru di dunia pada semua peralatan kami, dan kecerdasan buatan adalah salah satu elemen yang tidak dapat dipisahkan darinya.” (mm/tasnim/alalam)
Baca juga:
Tentara Iran Gelar Latihan Perang Elektronik Skala Besar
Presiden Raisi: Manfaat Keanggotaan Iran di BRICS akan ‘Bersejarah’