Israel Klaim Hizbullah Punya Jaringan Terowongan Bawah Tanah di Sepanjang Libanon

0
312

TelAviv, LiputanIslam.com –  Sebuah laporan baru dari Israel, tepatnya dari lembaga Alma Research and Education Center, mengklaim bahwa di sepanjang Libanon terdapat jaringan terowongan bawah tanah milik Hizbullah, yang digunakan oleh kelompok pejuang ini untuk pergerakan personil dan senjatanya.

Laporan itu menyebutkan bahwa Hizbullah memulai proyek pengadaan terowongan pasca perang kedua Libanon tahun 2006 dengan bantuan orang-orang Iran dan Korut, dan proyek itu jauh lebih besar daripada proyek terowongan Hamas di Jalur Gaza.

Menurut laporan tersebut, yang dimuat di surat kabar Israel Jerussalem Post, Jumat (13/8), jaringan terowongan bawah tanah itu semestinya menghubungkan kawasan Beirut dengan markas Hizbullah dan kawasan Bekaa yang digunakan Hizbullah sebagai basis operasi logistiknya di Libanon selatan.

Terowongan itu juga cukup besar dan memungkinkan sepeda motor atau bahkan kendaraan roda empat dan kendaraan kecil lainnya untuk melewatinya serta memungkinkan mereka untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan “tujuan memperkuat posisi pertahanan atau melakukan serangan di tempat yang aman dan terlindungi, dan dengan cara yang tidak terlihat.”

Mirip dengan proyek Hamas, terowongan Hizbullah itu berisi ruang komando dan kendali bawah tanah, gudang senjata dan logistik, klinik lapangan, dan koridor-koridor yang didedikasikan untuk meluncurkan segala jenis rudal permukaan-ke-permukaan, anti-tank dan anti-pesawat.

Leporan itu menjelaskan bahwa terowongan tersebut mirip dengan terowongan di Korut, dan juga digunakan untuk pemboman artileri melalui celah-celah yang dapat dibuka-tutup serta tersamarkan dan tidak dapat dideteksi dari atas tanah.

Laporan itu juga mengklaim bahwa terowongan itu tidak sampai menyeberang perbatasan Libanon ke wilayah Israel (Palestina pendudukan 1948).

Pada tahun 2018 tentara Israel melancarkan operasi militer pencarian dan penghancuran terowongan-terowongan Hizbullah yang diduga menyeberang ke wilayah Israel utara. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Sayid Nasrallah: Jangan Remehkan Perang Media yang Juga Dialami Imam Husain

Israel Tunda Penghancuran Sebuah Kampung di Quds

DISKUSI: