Israel dan Kubu Resistensi Palestina Sama-Sama Bersiaga, Perang Segera Pecah lagi?

0
4

Gaza, LiputanIslam.com  Bersamaan dengan adanya pengumuman latihan militer Israel bersandi “Chariots of Fire”, para komandan pusat komando gabungan faksi-faksi pejuang Palestina di Jalur Gaza mengumumkan status siaga dan kesiapan semua sayap dan organisasi militer.

Pusat komando gabungan itu dalam sebuah pernyataannya pada hari Senin (9/5) menegaskan bahwa mereka terus memantau gerik-gerik Israel untuk mengantisipasi kemungkinan rezim Zionis ini melakukan “tindakan bodoh”.

Ditujukan kepada semua orang Palestina, pusat komando itu menegaskan bahwa faksi-faksi itu akan tetap menjadi pelindung bagi bangsa Palestina dan bagi perjuangan menuntut keadilan bagi Palestina.

Sebelumnya di hari yang sama, Sekjen Hizbullah Lebanon Sayid Hassan Nasrallah dalam pidatonya mengaku telah meminta para pejuang Hizbullah dan lain-lain di Lebanon agar bersiaga di perbatasan Lebanon untuk mengantisipasi segala bentuk agresi Israel.

Pada hari itu pula tentara Israel memulai latihan militer berskala luas darat, laut dan udara serta siber dengan sandi “Chariots of Fire” yang akan berlangsung selama empat minggu berturut-turut. Tentara Israel menyatakan bahwa latihan itu bersifat istimewa dengan tujuan meningkatkan kesiapan dan memeriksa kesiapan mereka menghadapi perang sengit dan berjangka panjang.

Latihan tersebut mencakup pasukan reguler dan cadangan dari semua komando dan senjata serta berbagai departemen, dengan partisipasi pasukan tempur dan unit profesional dari semua unit tentara.

Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Mayjen Aviv Kochavi menentukan beberapa pencapaian yang diperlukan untuk manuver tersebut, termasuk peningkatan sistem operasional dan kesiapan perang, serta penerapan “konsep kerja untuk kemenangan”, dengan penekanan pada operasi cepat dan sambaran, serta manuver pertahanan dan pertempuran multi-senjata.

Latihan perang ini digelar bersamaan dengan eskalasi yang terjadi di berbagai wilayah pendudukan Palestina serta isyarat Israel untuk melakukan operasi pembunuhan di Gaza dan serbuan ke Kamp Jenin, Tepi Barat. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Singgung Sepak Terjang AS dalam Menyokong Israel, Sekjen Hizbullah Sebut-sebut Nama Indonesia

Media Zionis: Teror atas Sinwar Bisa Picu Perang di Berbagai Front

DISKUSI: