Israel Bekali Maroko dengan Drone Kamikaze untuk Melawan Front Polisario

0
604

Quds, LiputanIslam.com –  Surat kabar Israel Haaretz, Selasa (30/11), melaporkan bahwa industri dirgantara Israel telah mendapatkan masukan dana 22 juta USD dari penjualan drone kamikaze Israel kepada Maroko, dan drone itu akan digunakan Maroko dalam pertempuran melawan front Polisario di Sahara Barat.

Dalam konteks ini, Maroko sedang bersiap membangun dua unit produksi drone dengan teknologi Israel, dan diduga bahwa unit pertama akan diadakan di wilayah utara Maroko, sedangkan unit kedua di wilayah selatannya.

Menurut situs i24 milik Israel, dalam beberapa bulan mendatang, komisi Maroko-Israel akan ditugaskan untuk meneliti realisasi proyek ini dengan mempertimbangkan daerah-daerah yang memiliki infrastruktur yang diperlukan semisal pelabuhan dan bandara untuk menjadi lokasi proyek, serta dengan mempertimbangkan aspek keamanan.

Sebelumnya, Maroko dan Israel menandatangani perjanjian keamanan dalam kunjungan Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz ke Rabat. Perjanjian yang diteken Gantz bersama menteri yang bertanggung jawab atas administrasi pertahanan nasional Maroko, Abdellatif Loudiyi, itu memberikan sketsa kerjasama keamanan kedua negara “dengan segala bentuknya” dalam menghadapi “ancaman dan tantangan yang diketahui oleh kawasan”.

Menurut laporan-laporan dari Israel, ada diskusi lanjutan dengan perusahaan Israel mengenai beberapa poin, termasuk transfer teknologi untuk mengembangkan dan memroduksi jenis drone tertentu secara lokal, selain membeli sistem pertahanan udara Barak 8 Israel, mempelajari kemungkinan mengembangkan pesawat tempur F5 , dan membeli berbagai jenis drone. (mm/raialyoum)

Baca juga:

[Video:] Unjuk Rasa Akbar Anti-Normalisasi Hubungan dengan Israel di Maroko

Aljazair Merasa Terancam oleh Kunjungan Menhan Israel ke Maroko

DISKUSI: