ISIS Umumkan Pemimpinnya Tewas di Suriah

0
140

Beirut, LiputanIslam.com   Juru bicara ISIS, Abu Omar Al-Muhajer, dalam sebuah pesan suara mengumumkan bahwa pemimpin kelompok teroris ini, Abu Hasan al-Hashimi al-Qurashi, tewas dalam pertempuran, tanpa menyebutkan kapan dia tewas.

Al-Muhajer, Kamis (30/11), mengumumkan bahwa Abu al-Hussein al-Husseini al-Qurashi akan menjadi pemimpin baru ISIS.

Di hari yang sama, juru bicara Pusat Komando AS (CENTCOM) Kol. Joe Buccino mengatakan al-Quraishi terbunuh dalam operasi yang dilancarkan oleh oposisi Suriah Pasukan Pembebasan Suriah (FSA) pada pertengahan Oktober.

“Operasi ini dilakukan oleh FSA di provinsi Dar’a di Suriah. ISIS tetap menjadi ancaman bagi wilayah tersebut. CENTCOM dan mitra kami tetap fokus pada kekalahan abadi ISIS,” ujar Buccino dalam sebuah pernyataan.

Abu Hasan al-Qurashi mengambil alih kepemimpinan ISIS setelah kematian pendahulunya, Abu Ibrahim al-Qurashi, dalam serangan AS pada Februari di provinsi Idlib di barat laut Suriah.

Al-Qurashi diyakini sebagai nama samaran yang dipakai oleh berbagai pemimpin ISIL.

Kematian para pemimpin ISIS berturut-turut menjadi pukulan bagi kelompok bengis ini. ISIS kalah di Irak pada 2017 dan di Suriah dua tahun kemudian. Tapi sel-sel tidur ekstremis bersenjata beraliran Wahhabi itu masih sesekali melakukan serangan di kedua negara.

ISIS mendeklarasikan apa yang disebut “kekhalifahan” pada tahun 2014 setelah menaklukkan banyak wilayah di Irak dan Suriah.

Abu Hasan al-Qurashi adalah pemimpin ISIS kedua yang terbunuh sejak pendirinya Abu Bakr al-Baghdadi dibunuh di Idlib Suriah oleh AS pada 2019.

Turki pada bulan September mengatakan pasukan keamanannya telah menangkap Bashar Khattab Ghazal al-Sumaidai, seorang “eksekutif senior” ISIS yang juga dikenal sebagai Abu Zeyd.

Media Turki mengatakan ada beberapa indikasi bahwa Sumaidai mungkin adalah pemimpin ISIS yang menyandang nama Abu Hasan al-Hashimi al-Qurashi. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Iran Sebut Operasi Darat Turki di Suriah Tak akan Menyelesaikan Masalah

Media Israel: Iran Kerahkan Sistem Payung Rudal Baru di Suriah

DISKUSI: