Iran Sebut Operasi Darat Turki di Suriah Tak akan Menyelesaikan Masalah

0
368

Teheran, LiputanIslam.com   Pemerintah Iran menilai operasi militer darat yang kemungkinan akan diluncurkan Turki di Suriah sebagai tindakan yang justru akan memperumit masalah.

Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian dalam kontak telepon dengan sejawatnya dari Turki, Mevlut Cavusoglu, mengatakan, “Teheran memahami masalah keamanan Ankara, dan percaya bahwa ada kebutuhan untuk mengatasinya, tapi untuk mencapai ini membutuhkan kelanjutan pembicaraan keamanan antara Suriah dan Turki.”

Dia menambahkan, “Menggunakan operasi militer darat tidak akan membantu memecahkan masalah, melainkan akan menyebabkan kerusakan dan memperumit situasi.”

Menteri Luar Negeri Iran memastikan Iran siap memberikan bantuan apa pun untuk menyelesaikan masalah politik antara Suriah dan Turki.

Kedua belah pihak membahas perkembangan militer terbaru di perbatasan dengan Suriah dan Irak.

Di pihak lain, Menteri Luar Negeri Turki menyatakan negaranya menghargai “sikap konstruktif Iran dalam masalah ini, dan akan melanjutkan kontak dengan pihak Iran dalam hal ini.”

Pekan lalu, Rusia, Turki, dan Iran selaku tiga negara penjamin proses Astana untuk perdamaian Suriah mengumumkan penolakan mereka terhadap inisiatif otonomi di timur laut Suriah.

Ketiga negara membahas situasi di timur laut Suriah, dan bersepakat bahwa keamanan permanen dan stabilitas di kawasan ini hanya dapat dicapai atas dasar menjaga kedaulatan dan integritas wilayah Suriah.

Juru bicara kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin, dalam konferensi pers,  Selasa, mengatakan, “Operasi militer di Suriah utara melawan organisasi teroris dapat diluncurkan kapan saja.”

Dia menjelaskan bahwa Turki menyerukan “penarikan pasukan SDF (milisi Kurdi yang didukung AS) dari perbatasannya sekitar 30 kilometer,” dan menekankan bahwa operasi militer di Suriah utara akan “menjaga integritas teritorial Suriah.”

Sebelumnya di hari yang sama, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menekankan bahwa operasi militer negaranya di Suriah utara dan Irak “seharusnya” tidak membuat siapa pun khawatir. Dia juga menekankan bahwa langkah-langkah ini terkait dengan keamanan negaranya.

Sejak 20 November lalu pasukan Turki terus melancarkan serangan rudal dan artileri yang didukung serangan udara ke wilayah Suriah utara dan Irak utara. (mm/almayadeen)

Baca juga:

Media Israel: Iran Kerahkan Sistem Payung Rudal Baru di Suriah

Erdogan:  Tak Tertutup Kemungkinan Normalisasi Hubungan Turki dengan Suriah

DISKUSI: