Ansarullah: AS dan Saudi Silakan Membom Iran

0
159

Teheran, LiputanIslam.com –  Petinggi Gerakan Ansarallah (Houti), Muhammad Ali Al-Houthi, menyatakan bahwa Arab Saudi dan Amerika Serikat (AS) seharusnya “menyelesaikan masalah mereka” dengan Iran, bukan malah menyerang Yaman.

“Arab Saudi bertindak di Semenanjung Arab seolah negara bagian Amerika yang tunduk pada Trump. Presiden Amerika telah mematok harga yang harus dibayar Arab Saudi. Amerika Serikat memberi petunjuk,” ungkap Ali Al-Houthi dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Jerman Der Spiegel, seperti dikutip Al-Masdar, Rabu (7/10/2020).

“Kami bukan kelompok teroris dan pada dasarnya kami tidak mengenali istilah ini. AS melekatkan label teroris kepada mereka yang menentang kebijakannya. Bahkan para demonstran di jalanan AS juga disebut Trump sebagai teroris,” lanjutnya.

Ditanya mengenai adanya laporan intelijen Barat mengenai peningkatan penggunaan rudal dan drone Iran oleh Ansarullah, Al-Houthi balik menyoal, “Mengapa Arab Saudi dan AS memerangi kami? Karena kami didukung Iran? Jika kami memang didanai Iran maka silakan membom Iran, pihak pemberi dana, bukan membunuh orang Yaman.”

Dia menambahkan, “Ini persis seperti yang sudah kami katakan kepada Saudi dan AS; Kalau kalian bermasalah dengan Iran, maka selesaikan dengan Iran.”

Sementara itu, televisi resmi Saudi melaporkan bahwa pasukan koalisi yang dipimpin Saudi, Rabu, mengumumkan telah mencegat drone berbahan peledak yang diterbangkan Ansarullah di angkasa Yaman ketika sedang melesat menuju wilayah Saudi.

Seperti diketahui, sejak Maret 2015, Arab Saudi memimpin koalisi Arab yang melancarkan operasi militer di Yaman untuk memerangi Ansarullah dengan dalih memulihkan pemerintahan presiden pelarian Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi. (mm/amn/raialyoum)

Baca juga:

Pejabat Israel Ungkap Lawatan-lawatan Bin Salman ke Tel Aviv

Jenderal IRGC: Pasukan AS Manja, Tinggalkan Tumpukan Popok, dan Tak akan Berani Berperang

DISKUSI: