Panglima IRGC: Gugurnya Soleimani adalah Awal Era Soleimani Baru

0
191

Teheran, LiputanIslam.com –  Panglima pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Mayjen Hossein Soleimani menyatakan bahwa gugurnya komandan Pasukan Quds IRGC Jenderal Qassem Soleimani merupakan awal kemunculan Soleimani baru, dan bahwa gugurnya Soleimani akan mendatangkan celaka yang lebih besar bagi musuh Iran dibanding keadaan ketika Soleimani masih hidup.

Pada upacara pengantar tugas komandan baru Pasukan Quds IRGC, Brigjen Esmail Qaani, yang dihadiri oleh para petinggi militer, Senin (20/1/2020), Salami menyebut  Soleimani sebagai komandan besar, legendaris tak terlupakan dan tak terulang, serta memiliki semua keutamaan spiritual.

Dia menekankan bahwa Soleimani merupakan perwujudan dari ayat-ayat jihad dalam Al-Qur’an, tulang punggung IRGC, sumber ketenangan bagi semua, sosok yang memiliki peran ideal dalam perlawanan terhadap musuh, dan menjadi perwujudan sejati apa yang disebut dalam ayat suci al-Quran sebagai “orang-orang bersikap keras terhadap orang-orang kafir.”

“Semua orang melihat jelas betapa komandan besar dengan kesyahidannya telah menciptakan gelombang baru gerakan yang bukan hanya di Iran, melainkan juga di tengah umat Islam dan bangsa-bangsa lain…  Soleimani yang syahid lebih berbahaya bagi musuh daripada Soleimani yang hidup… Syahid  Qassem Soleimani sebelum gugur telah berulangkali membalas musuh. Inilah komandan mujahid yang pertama kali dalam sejarah telah membuka front luas di negara-negara Islam melawan musuh dan menguras kekuatan AS dan rezim perampas, Zionis. Komandan besar ini telah membuka front di Libanon, Suriah, Irak, Afghanistan, dan negara-negara Islam lain serta menimbulkan celaka yang tak lazim bagi musuh umat Islam,” paparnya.

Baca: Ayatullah Khamenei Sebut Peristiwa Seputar Gugurnya Soleimani sebagai “Hari-Hari Allah”

Salami menambahkan, “Musuh memiliki angggapan keliru bahwa dengan membunuh komandan besar ini maka perkara akan selesai. Semua orang justru melihat betapa darah syahid ini dan partisipasi puluhan juta orang dalam prosesi pemakaman jenazahnya telah mengandaskan semua konspirasi dan tipu daya keji musuh, dan telah bermula sebuah gerakan baru.”

Panglima IRGC memastikan bahwa gugurnya Soleimani akibat serangan AS pada 3 Januari lalu telah meniupkan spirit baru dalam tubuh umat Islam.

Baca: Mantan Ketua Intelijen Saudi Sebut Jenderal Soleimani “Sosok Pintar” Yang Sulit Dicarikan Gantinya

Mayjen Salami lantas menyebutkan bahwa bendera yang semula ada di tangan Soleimani kini ada tangan penerusnya, Brigjen Esmail Qaani, yang juga disebutnya sebagai “sosok brilian, pemberani, bertakwa, kreatif, dan inovatif, yang sudah lebih dari 25 tahun berjuang bersama Soleimani”, dan bahwa Brigjen Mohammad Hijazi telah ditunjuk sebagai wakil komandan Pasukan Quds.

“Ada orang-orang memiliki kealian, keimanan yang mendalam, sanubari yang hidup, dan cita-cita besar, yang akan meneruskan jalan Syahid Qassem Soleimani. Kita bersama bersama mereka, dan tentu kita kalahkan AS dan musuh-musuh umat Islam,” pungkasnya.  (mm/alalam)

DISKUSI: