Iran Tegaskan Tak Ada Pilihan bagi AS dan Eropa Kecuali Terima Perjanjian Nuklir

0
146

Teheran, LiputanIslam.com    Asisten Presiden Iran Bidang Ekonomi, Mohsen Rezaee, menyebut tekanan ekonomi sebagai peluru terakhir bagi AS dan Eropa terhadap Iran, dan menilai AS dan Eropa tidak punya pilihan kecuali menerima perjanjian nuklir.

“Sebuah kebijakan luar negeri terpadu saat ini sedang dilaksanakan dari tingkat tertinggi di Republik Islam Iran ke otoritas eksekutif; pemerintah, parlemen dan peradilan mengadopsi kebijakan yang sama dengan Pemimpin Besar Revolusi Islam (Ayatullah Ali Khamenei). Karena itu, kita menyaksikan keberhasilan dalam kebijakan luar negeri Republik Islam dalam beberapa bulan terakhir,” tuturnya.

“Kebijakan luar negeri pemerintah (Sayid Ebrahim) Raisi menggunakan semua kemampuan hubungan luar negeri, mengadopsi kebijakan yang seimbang, dan berkomunikasi dengan semua negara dalam kerangka kebijakan dan kepentingan pemerintah,” imbuhnya.

Dia menyinggung apa yang disebutnya konspirasi musuh terhadap pemerintah Iran sejak awal kemenangan Revolusi Islam

“70 persen masyarakat tidak mengetahui konspirasi musuh dan kekuatan arogan di tahun-tahun awal kemenangan revolusi, dari pemboman kantor Partai Republik Islam hingga peledakan kantor Perdana Menteri, yang menyebabkan syahidnya Ayatullah Beheshti, Rajai, Bahonar dan banyak pejabat pemerintah lainnya yang mengabdi kepada Revolusi Islam,” terangnya.

Tanggal 24-30 Agustus oleh Iran diperingati sebagai “Pekan Pemerintah” untuk mengenang gugurnya  Mantan Presiden Mohammad Ali Rajaei,  dan Mantan Perdana Menteri Mohammad Javad Bahonar. (mm/alalam)

Baca juga:

Soal Perjanjian Nuklir, Presiden Prancis: Bola Sekarang ada di Pihak Iran

Iran Kutuk Instruksi Presiden AS untuk Serangan Udara di Suriah

DISKUSI: