Iran Ringkus Sejumlah Warga Negara Asing, Termasuk Diplomat Inggris, atas Dugaan Spionase

0
164

Teheran, LiputanIslam.com   Intelijen Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran telah menangkap sejumlah diplomat yang bekerja di kedutaan asing di Teheran, termasuk asisten duta besar Inggris, dengan tuduhan telah melakukan kegiatan spionase.

TV pemerintah Iran pada Rabu (6/7) melaporkan bahwa penangkapan itu dilakukan ketika mereka hendak meninggalkan Iran dengan membawa sampel yang terkumpul.

TV Iran menayangkan rekaman asisten duta besar Inggris Giles Whitaker mengambil sampel tanah di kawasan terlarang saat berkunjung ke Iran tengah bersama keluarganya.

“Mata-mata ini mengambil sampel tanah di gurun tengah Iran di mana latihan rudal kedirgantaraan IRGC dilakukan,” lapor  TV pemerintah.

“Whitaker diusir dari (daerah itu) setelah meminta maaf,” tambah laporan itu.

Salah satu dari mereka ditahan diidentifikasi oleh TV pemerintah sebagai suami atase budaya Austria di Iran. TV itu juga menayangkan gambar orang asing ketiga, yang diidentifikasi sebagai Maciej Walczak, seorang profesor universitas di Polandia yang berkunjung ke Iran sebagai turis.

Dalam tayangan itu terlihat Walczak dan tiga rekannya mengumpulkan sampel tanah dan batu di daerah lain setelah mengunjungi Iran dalam program pertukaran ilmiah.  Pengumpulan sampel itu dilakukan bertepatan dengan uji coba rudal di provinsi Kerman selatan Iran.

Dalam video yang dirilis IRGC dan diambil dengan menggunakan kamera drone, Whitaker juga terlihat jelas mengambil sampel tanah.

Sumber-sumber Iran mengatakan bahwa area yang dimasuki Whitaker adalah kawasan terlarang dan di gerbangnyapun terpasang rambu dan peringatan larangan yang ditulis dalam bahasa Persia, Inggris, dan Prancis. Dengan demikian, Whitaker sengaja memasuki wilayah militer yang dia ketahui terlarang.

Sumber –sumber itu juga menyebutkan bahwa Whitaker ditangkap di bandara Teheran ketika akan meninggalkan Iran, karena sampel di bagasinya disita. Ini berarti bahwa pihak berwenang Iran tidak segera menahannya setelah dia direkam, melainkan menunggu sampai dia bepergian, dan memastikan bahwa sampel tanah, batu, dan air yang dia ambil akan dia bawa ke luar negeri.

Beberapa foto yang dimuat oleh media Iran memperlihatkan Whitaker digelandang oleh aparat dalam kondisi mata tertutup.

IRGC telah menangkap puluhan warga negara ganda dan orang asing dalam beberapa tahun terakhir, sebagian besar dengan tuduhan spionase dan terkait keamanan.

Kementerian Luar Negeri Inggris pada Rabu malam membantah laporan TV pemerintah Iran bahwa IRGC telah menahan asisten duta besar Inggris dan beberapa orang asing atas klaim mata-mata.  Kementerian itu menyebut laporan itu “sepenuhnya salah”.

Iran kemungkinan akan mengusir asisten duta besar Inggris tersebut dan tidak menahannya karena kekebalan diplomatik yang dia miliki sesuai Konvensi Wina, sedangkan yang lain akan ditahan dan dirujuk ke pengadilan Iran, sebagaimana biasanya pada kasus-kasus serupa  di Iran.

Inggris kemungkinan juga akan membalas dengan mengusir diplomat Iran.

Peristiwa ini dikhawatirkan akan berdampak buruk pada perundingan nuklir di Doha, karena Inggris adalah pihak dalam kelompok 5+1 yang sedang bernegosiasi dengan Iran. (mm/alalam/raialyoum)

Baca juga:

[Video:] Iran Diterjang Heboh Dua Kabar Miring, Termasuk Ihwal Jenderal Soleimani, Ini Faktanya

Teheran Bantah Tudingan Militernya Ancaman bagi Timteng

DISKUSI: