Iran Pastikan Tak Kurangi Pasukannya di Suriah

0
214

Teheran, LiputanIslam.com –  Iran memastikan tidak mengurangi eksistensi pasukannya di Suriah, negara Arab pimpinan Presiden Bashar al-Assad yang dibantunya dalam memerangi terorisme.

Asisten Khusus Ketua Parlemen Iran untuk Urusan Internasional, Hossein Amir Abdollahian, dalam wawancara dengan TV Al-Alam , Ahad (17/5/2020), menjelaskan bahwa pasukan penasehat anti-teroris Iran datang ke Suriah atas undangan resmi pemerintah Suriah, dan tidak pula mengusulkan pengurangan volume kerja samanya dengan Suriah di bidang kontra-terorisme. .

“Penasihat kami masih mendampingi Angkatan Bersenjata Suriah, di samping bantuan yang diberikan oleh Angkatan Udara Rusia.  Mereka mengambil langkah untuk melanjutkan perjuangan melawan terorisme di Suriah. Tentu saja, terorisme masih ada dan belum tertumpaskan di Suriah. Ada konsekuensi gangguan terhadap stabilitas keamanan dan stabilitas yang bahkan mungkin dapat menjangkau Iran,” terangnya.

Dia menambahkan, “Tak ada alasan bagi Republik Islam (Iran) untuk mengurangi jumlah pasukannya di Suriah…. Pemerintah Suriah terus mengajak dan meminta kami membantunya dalam perang melawan terorisme. Kami akan mendampinginya dengan kekuatan penuh untuk memerangi terorisme dan menggalang stabilitas keamanan dan perdamaian di Suriah…. Kehadiran penasihat Iran akan terus berlanjut di Suriah selagi pemerintah Suriah memintanya kepada Teheran.”

Baca: Jelang Hari Quds, Presiden Iran Desak Masyarakat Internasional Keluarkan Israel dari Tanah Palestina

Mengenai sepak terjang negara musuhnya, AS, Abdollahian mengatakan, “Amerika ingin menyingkirkan Presiden Suriah Bashar al-Assad dan menggulingkan sistem politik di Suriah, tapi mereka gagal, dan sekarang mereka mengirim pesan kepada Presiden Assad dan menawarkan kepadanya perjanjian demi mendapat peluang di Suriah.”

Baca: Belasan Tentara Turki dan Militan FSA Tewas dan Luka Diterjang Bom Mobil di Suriah

Abdollahian menyatakan demikian seminggu setelah ada laporan-laporan tentang klaim Pasukan Pertahanan Israel (IDF) bahwa pasukan dan milisi Iran mulai menarik diri dari Suriah. (mm/ almasdarnews)

DISKUSI: