Iran Nyatakan Siap Dialog Soal Tuduhan Mengekspor Drone ke Rusia

0
170

Teheran, LiputanIslam.com    Menlu Iran Hossein Amir-Abdollahian menyatakan Teheran siap berdialog dengan Kyiv mengenai tuduhan negara-negara Barat bahwa Iran mengekspor drone ke Rusia untuk digunakan dalam perang di Ukraina.

“Kami tidak menjual dan tidak akan menjual senjata dan drone untuk digunakan dalam perang melawan Ukraina, dan kerjasama antara Iran dan Rusia akan berlanjut tanpa ada hubungannya dengan perang Ukraina,” ujar Amir-Abdollahian dalam pertemuan dengan para peserta di Majelis Umum Organisasi Kantor Berita Asia-Pasifik (OANA) di Teheran, Senin (24/10).

Dia menyebutkan bahwa Teheran dan Moskow menjalin beragam kerjasama, termasuk di bidang pertahanan.

“Kami menerima senjata dari Rusia dan memasok senjata ke Rusia di masa lalu, tapi tidak selama perang Ukraina,” ungkapnya.

Mengacu pada pembicaraan terakhirnya dengan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Josep Borrell, MenluIran mengatakan, “Saya mengatakan kepada Borrell bahwa kami siap membahas tuduhan penggunaan drone Iran dalam perang Ukraina, dan menyelidiki tuduhan ini dengan partisipasi tim ahli militer Iran dan Ukraina.”

Iran dan Rusia membantah tuduhan bahwa Teheran menyediakan drone untuk Moskow.

Tuduhan terhadap Iran itu mencuat pertama kali pada bulan Juli lalu ketika Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan Washington telah menerima “informasi” yang menunjukkan bahwa Iran sedang bersiap untuk memberi Rusia “hingga beberapa ratus drone, termasuk UAV berkemampuan senjata di sebuah garis waktu yang dipercepat” untuk digunakan dalam perang di Ukraina.

AS sendiri dan sekutu Eropanya sejak awal konflik di Ukraina telah membekali Kyiv dengan berbagai jenis serta menyulut api perang di Ukraina. (mm/raialyoum)

Baca juga:

AS Mengklaim Ada Militer Iran di Semenanjung Krimea untuk Membantu Rusia Kendalikan Drone

Ketika “Drone Iran” Mengubah Suasana Perang Ukraina

 

DISKUSI: