Iran Bantah Terlibat Pembicaraan Langsung dengan AS

0
97

Teheran, LiputanIslam.com –  Pemerintah Iran mengaku terlibat surat menyurat dengan pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melalui Kedutaan Besar Swiss untuk Iran, namun membantah terlibat pembicaraan langsung dengan AS mengenai orang-orang AS yang ditahan di Iran.

“Tak benar kabar yang menyebutkan bahwa terjadi komukasi langsung antara Teheran dan Washington. Tak ada dialog langsung antara Iran dan AS dalam isu apapun,” ungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh dalam sebuah pernyataan yang dirilis Ahad (21/20), sembari menekankan bahwa Teheran mengutamakan upaya membebaskan orang-orang Iran yang ditahan di AS.

Sementara itu, kantor berita Tasnim yang dekat dengan pemerintah Iran mengutip pernyataan narasumber pejabat Iran yang membantah klaim Penasehat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengenai dimulainya dialog antara Washington dan Teheran mengenai tahanan AS di Iran.

“Kami tak terlibat pembicaraan apapun dengan pemerintahan baru AS mengenai tahanan, sementara surat menyurat antara kedua negara dilakukan melalui Kedutaan Besar Swiss,” ungkap narasumber anonim tersebut.

Dia mengecam penggunaan kata “sandera” oleh pejabat AS dalam menyebut tahanan itu.

“Ini pemalsuan fakta, semua tahanan AS di Iran ditahan sesuai undang-undang serta menikmati semua hak hukum mereka,” ujarnya.

Sebelumnya di hari yang sama, Jake Sullivan mengatakan bahwa AS sudah memulai komunikasi dengan Iran mengenai warga negara AS yang ditahan di Iran. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Menlu Iran: Saudi Tak akan Bisa Menang dalam Perang

Menlu Iran Tanggapi Dingin Ajakan Dialog Pemerintah AS

 

DISKUSI: