Iran Balas Sita Dua Kapal Tanker Yunani di Teluk Persia

0
113

Teheran, LiputanIslam.com  Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran, Jumat (27/5), mengumumkan pihaknya telah menyita dua kapal tanker minyak Yunani di perairan Teluk Persia.

Humas IRGC menyebutkan bahwa penyitaan dilakukan karena para pengambil minyak telah melanggar peraturan maritim.

Pada awal pekan lalu Yunani menyita sebuah kapal tanker minyak Iran di dekat perairan pantai Yunani.

Rabu lalu Organisasi Pelabuhan dan Maritim Iran (PMO) merilis pernyataan yang menyebut penyitaan kapal Iran oleh Yunani sebagai “tindakan pembajakan” yang “melanggar standar internasional”.

Dilaporkan bahwa kapal itu disita hampir tujuh minggu lalu di Yunani atas perintah Departemen Kehakiman AS setelah mengira kapal itu tercakup sanksi atas aset Rusia.

PMO menyebutkan bahwa kapal yang beroperasi di bawah bendera Iran telah ditahan oleh pemerintah Yunani di pantai negara ini, dan kargo di atas kapal disita atas perintah pengadilan dan berkoordinasi dengan pemerintah AS.

Kapal itu menghadapi kondisi cuaca buruk dan mengalami beberapa masalah teknis, yang membuatnya meminta bantuan.

PMO menambahkan bahwa di bawah peraturan dan standar internasional dan teknis, negara dengan garis pantai terdekat dengan kapal yang meminta bantuan karena ancaman keselamatan harus bekerjasama dengan mengarahkan kapal ke tempat yang aman.

Pejabat kementerian Iran mengutuk kepasrahan Yunani yang “tidak dapat diterima” terhadap tekanan “ilegal” AS, dan menyebut “perampasan muatan kapal” dengan bendera Republik Islam Iran itu sebagai “contoh pembajakan internasional”.

Dia menganggap pemerintah Yunani dan mereka yang menyita kapal bertanggung jawab atas tindakan ilegal tersebut.

Dia juga menekankan bahwa Iran “tidak akan melepaskan hak hukumnya dan mengharapkan pemerintah Yunani u memenuhi komitmen internasionalnya di sektor maritim dan pelayaran”.

Diplomat Yunani berjanji akan segera menyampaikan protes pemerintah Iran kepada pejabat terkait di negaranya.

Upaya diplomatik Kementerian Luar Negeri Iran untuk mencabut penyitaan kapal dan muatannya di perairan pesisir Yunani yang dilakukan di bawah tekanan dan intervensi pemerintah AS masih terus berlangsung. (mm/fna)

Baca juga:

Terpantau Satelit Asing, Iran Bangun Kapal Raksasa Baru

Saudi Nyatakan Kemajuan dalam Perundingan dengan Iran “Tidak Cukup”

DISKUSI: