Irak Umumkan Haknya Merespon Operasi Militer Turki di Perbatasan

0
100

Baghdad, LiputanIslam.com – Kementerian Luar Negeri Irak menyatakan tak ada koordinasi antara Baghdad dan Ankara mengenai operasi militer Turki terhadap Partai Pekerja Kurdistan (PKK) di Irak, dan karena itu Irak mengumumkan opsinya untuk menanggapi operasi militer Turki jika terus berlanjut.

“Kami mengutuk dan menolak keras serangan militerunilateral dan provokatif Turki. Kami menekankan kurangnya koordinasi dengan pemerintah Irak,” ungkap juru bicara resmi Kementerian Luar Negeri Irak Ahmed Al-Sahaf, dalam sebuah pernyataan persnya, Kamis (9/7/2020).

Sahaf menambahkan, “Tindakan itu akan berkontribusi pada peningkatan laju eskalasi di jalur perbatasan antara kedua negara, yang tidak akan baik untuk upaya-upaya anti-terorisme di kawasan, tapi akan mencerminkan keamanan regional. Jadi kami menyerukan kepada komunitas internasional untuk mengambil perannya dalam mendukung hak Irak  mempertahankan kedaulatan dan integritas teritorialnya.”

Baca: Legislator Irak: Kedubes AS Bukan Perwakilan Diplomatik, Tapi Pangkalan Militer

Di pihak lain, Kementerian Luar Negeri Turki menyatakan, “Ankara bertekad untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan dalam kerangka prinsip bela diri yang berasal dari hukum internasional, terhadap kegiatan destruktif yang datang dari wilayah Irak serta mengancam perbatasan, keamanan, dan stabilitasnya.” (mm/amn)

DISKUSI: