Ini Dia Pemimpin Baru Hamas di Tepi Barat

0
327

Salih Al-Arouri bersama Pemimpin Besar Iran Ayatullah Ali Khamenei

Ankara, LiputanIslam.com –  Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, pada dini hari Ahad (4/7), telah memilih pemimpin barunya untuk kawasan Tepi Barat,

Kantor berita Turki, Anadolu, melaporkan bahwa faksi pejuang Palestina terbesar di Jalur Gaza itu telah memilih Salih Mohammad Sulaiman Al-Aoruri atau Salih Al-Arouri sebagai Ketua Biro Politik Hamas untuk kawasan Tepi Barat, dan dengan demikian sekarang jelas siapa saja para pemimpin Hamas untuk tiga kategori tempat; Jalur Gaza, Tepi Barat dan luar negeri.

Salih Al-Arouri lahir pada tahun 1966 di desa Aroureh di dekat kota Ramallah, Tepi Barat. Dia adalah sarjana ilmu syariat lulusan Universitas Al-Khalil, Tepi Barat. Dia bergabung dengan Hamas pada tahun 1978, dan menjadi anggota Biro Politik Hamas pada tahun 2010 serta anggota tim perunding perjanjian pertukaran tawanan Palestina-Israel pada tahun 2011 yang menghasilkan pertukaran seorang tentara Israel bernama Gilad Shalit dengan 1.027 tahanan Palestina.

Beberapa media Palestina menyebutkan bahwa Al-Arouri terlibat dalam aktivitas cabang militer Hamas di Tepi Barat pada tahun 1991-1992 dan berperan penting dalam pengoperasian sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin Al-Qassam, di Tepi Barat pada tahun 1992.

Dia dipenjara oleh Rezim Zionis Israel sejak tahun 1992 hingga 2007 karena terlibat pembentukan cikal bakal Brigade Al-Qassam di Tepi Barat. Tiga hari setelah dibebaskan, dia ditangkap dan dijebloskan ke dalam penjara lagi oleh Israel selama tiga tahun.

Salih Al-Arouri bersama Sekjen Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah

Setelah dikeluarkan dari penjara pada tahun 2010, Al-Arouri diasingkan ke luar Palestina. Dia tinggal di Suriah selama tiga tahun, kemudian pindah ke Turki sejak Februari 2012.

Pada bulan Juni 2013 Israel mendakwanya berada di balik penculikan tiga orang Israel di Al-Khalil (Hebron),  dan  pada Oktober 2017 dia terpilih sebagai wakil Ismail Haniyeh, Ketua Biro Politik Hamas di Luar Negeri, serta pemimpin delegasi Hamas dalam perundingan di Kairo dan menandatangani perjanjian antara Hamas dan Fatah.

Pada tahun 2015 Al-Arouri mencatumkan nama Salih Al-Arouri dalam daftar teroris AS. Setahunan yang lalu, pemerintah AS mengumumkan sayembara berhadiah 5 juta Dolar bagi pemberi informasi mengenai Al-Arouri.

Sejauh ini, Al-Arouri telah berkunjung ke sejumlah negara, termasuk Iran dan Libanon, sebagai delegasi Hamas.

Hamas mengadakan pemilihan internal setiap empat tahun, namun dilakukan secara rahasia karena faktor keamanan. Pemilihan yang dilakukan belakangan ini telah dimulai prosesnya sejak Februari 2021.

Pada 10 Maret 2021, Hamas memilih Khalid Mashal sebagai ketua biro politiknya untuk luar negeri, dan Mousa Abu Marzook sebagai wakil Mashal, serta memilih Yahya Sinwar sebagai ketua biro politik Hamas di Jalur Gaza. (mm/fna)

Baca juga:

Kapal Milik Israel Diserang di Samudera Hindia, Iran Dituding sebagai Pelaku

Kabinet Bennett Diyakini Tak Akan Bertahan Lama

DISKUSI: