Hubungan Turki-Israel Menggeliat lagi Setelah 10 Tahun

0
162

TelAviv, LiputanIslam.com – Hubungan antara Turki dan Israel mengalami satu peristiwa baru dalam 10 tahun terakhir, demikian dilaporkan media Israel Yedioth Ahranoth (YA), Sabtu (6/2).

YA meporkan; “Pesawat penumpang Israel mendarat di Turki pada malam hari ini untuk pertama kalinya setelah lama akibat memburuknya hubungan antara kedua pihak, yaitu  selama lebih dari 10 tahun.”

Pada Kamis YA lalu melaporkan adanya keberatan para pejabat Turki terhadap persyaratan Israel untuk perbaikan hubungan antara kedua keduanya berupa penghentian dukungan Turki kepada Hamas dan penutupan kantornya di  Istanbul dan Ankara.

YA menyebutkan bahwa Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berharap Duta Besar Israel untuk Turki kembali ke Ankara, “tapi apa yang diinginkan oleh Tel Aviv ialah penghentian kegiatan Hamas”, dan bahwa Turki menginginkan perbaikan hubungan dengan Israel karena mendapat tekanan dari pemerintah baru AS.

Situs berita Al-Monitor pada Desember 2020 memuat laporan mengenai adanya kanal diolog rahasia antara Israel dan Turki untuk pemulihan hubungan.  Sumber-sumber Al-Monitor mengatakan bahwa Direktur Intelijen Nasional Turki Hakan Fidan melakukan perundingan rahasia dengan para pejabat Israel untuk pemulihan hubungan.

Bersamaan dengan ini, media Israel memastikan bahwa Ankara telah menunjuk duta besar baru untuk Israel.(mm/raialyoum)

Baca juga:

Jihad Islami: Percuma Berharap Biden Mengubah Kebijakan AS soal Palestina

Saudi dan UEA Upayakan Perbaikan Hubungan dengan Turki, Ikhwanul Muslimin Tetap Dipersoalkan  

DISKUSI: