HRW Ungkap “Horror” Pelanggaran Koalisi Pimpinan Saudi di Yaman

0
118

NewYork, LiputanIslam.com –  Lembaga Human Rights Watch (HRW) menyatakan pasukan Saudi dan sekutunya telah melakukan pelanggaran serius terhadap warga sipil di provinsi al-Mahrah, Yaman, sejak Juni tahun lalu.

” Pelanggaran serius pasukan Saudi dan sekutu Yaman-nya terhadap penduduk lokal al-Mahrah merupakan horror lain untuk ditambahkan ke daftar pelanggaran hukum yang dilakukan oleh koalisi pimpinan  Saudi di Yaman,” ungkap Michael Page, wakil direktur Timur Tengah di HRW, Rabu (25/3/2020).

“Arab Saudi sangat merusak reputasinya dengan Yaman ketika melakukan praktik-praktik penistaan ini dan tidak ada yang bertanggung jawab atas mereka,” tambahnya.

Menurut HRW, pelanggaran tersebut antara lain berupa penangkapan sewenang-wenang, penyiksaan, penghilangan paksa, dan pemindahan tahanan secara ilegal ke Saudi.

HRW mendesak AS, Prancis, Inggris dan negara-negara lain agar segera menghentikan pasokan senjata mereka kepada negara-negara yang menginvasi Yaman.

Baca: Ansarullah Sambut Baik Pengumuman Gencatan Senjata di Yaman

Amnesty International menyebutkan bahwa penjualan senjata yang berkelanjutan ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab telah meningkatkan perang di Yaman.

Dalam laporannya Senin lalu menjelang peringatan lima tahun perang Yaman, lembaga itu menyalahkan UEA karena secara ceroboh memasok senjata canggih kepada para militan di Yaman.

Baca: AS Berusaha Tundukkan Yaman dengan Corona

Ini juga menyatakan keprihatinan tentang kejahatan perang yang dilakukan oleh koalisi yang didukung AS, termasuk pemboman rumah, pasar, dan rumah sakit. (mm/presstv)

DISKUSI: