Hizbullah Irak Ancam Usir Presiden Salih dari Baghdad Jika Temui Trump

0
10

Baghdad, LiputanIslam.com –  Brigade Hizbullah Irak mengancam akan mengusir Presiden Barham Salih dari Baghdad jika dia mengadakan pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump di sela-sela World Economic Forum di Davos, Swiss.

“Kami menekankan keharusan komitmen Barham Salih untuk tidak mengadakan pertemuan dengan si bodoh Trump dan sekelompok pembunuh yang menyertainya. Jika tidak mengindahkan keharusan ini maka akan ada sikap bagi orang-orang Irak terhadap dia (Salih) karena dia menyalahi kehendak rakyat dan mengabaikan darah suci yang telah ditumpahkan oleh gerombolan (Trump) itu, ” tegas Abu Ali al-Askari, seorang pejabat keamanan Brigade Hizbullah Irak di Twitter, Selasa (21/1/2020).

Dia lantas memperjelas ancamannya dengan menyatakan,”Ketika demikian itu maka kami tegaskan tidak ‘ahlan’ dan tidak pula ‘sahlan’, dan orang-orang merdeka di antara anak-anak kami akan mengusir dia (Salih) dari Baghdad.”

Belum ada laporan mengenai tanggapan kantor kepresidenan atau pemerintah Irak atas ancaman tersebut.

Sebelumnya di hari itu Presiden Salih bertolak menuju Swiss untuk mengikuti Forum Davos di tengah maraknya dugaan bahwa dia di sana akan mengadakan pertemuan dengan Trump.

Baca: Suplai Senjata AS ke Irak Akan Dihapus, Pilih Rusia dan Dua Negara Lain Sebagai Gantinya

Brigade Hizbullah adalah salah satu faksi dalam Hashd Shaabi, yaitu aliansi pasukan relawan Irak yang secara resmi berada di bawah komando panglima tertinggi angkatan bersenjata Irak, namun brigade itu menjalin hubungan erat dengan Iran serta mendapat pelatihan dari Iran.

Baca: Ini Komentar Muqtada al-Sadr Tentang Ekskalasi Demonstran di Irak

Pada akhir Desember 2019 sebanyak 28 anggota Brigade Hizbullah tewas terkena serangan udara AS yang menarget posisi-posisi mereka di provinsi Anbar, Irak barat. AS menyerang mereka setelah menuduh mereka telah berulangkali menyerang pangkalan-pangkalan militer yang menampung pasukan AS di Irak, yang satu di antaranya menewaskan seorang kontraktor AS di dekat kota Kirkuk. (mm/raialyoum/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS: