Hamas: Umur Gencatan Senjata dengan Israel Tak akan Lama

0
368

Gaza, LiputanIslam.com –  Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, menyatakan gencatan senjata antara Hamas dan Israel tak akan berlangsung lama, dan mengancam akan meningkatkan operasi di Tepi Barat.

Dalam wawancara dengan Al-Aqsa TV pada Kamis malam (23/12) Wakil Ketua Biro Politik Hamas, Saleh al-Arouri,  mengatakan, “Tak ada gencatan senjata lama antara kami dan Israel di Gaza, apa yang terjadi adalah pengaturan gencatan senjata setelah setiap pertempuran.”

Dia menambahkan, “Palestina yang bersejarah dan resistensi di dalamnya adalah hak rakyat Palestina secara nasional, bangsa Arab kita secara nasional, dan umat Islam kita secara agama.”

Mengenai ketegangan di Tepi Barat, Al-Arouri memastikan rakyat Palestina “pantang menyerah dan tunduk pada pendudukan, tak peduli seberapa banyak pengorbanannya, dan ada garis perlawanan yang sangat jelas.”

Dia menyerukan “peningkatan gelombang perlawanan di Tepi Barat dalam segala bentuknya, dan persatuan orang-orang Palestina di jalan resistensi.”

Mengenai ancaman Israel untuk menyerangnya sebagai balasan atas serangan di Tepi Barat, Al-Arouri menegaskan, “Kami tidak takut kepada ancaman rezim pendudukan, dan kami merasa terhormat menjadi bagian dari perlawanan rakyat kami.”

Al-Arouri menambahkan, “Pendudukan adalah penyebab utama perlawanan setelah orang-orang Palestina dikeluarkan dari fase rakyat damai kepada keadaan perang permanen… Kami dapat mengusir para pemukim dari Tepi Barat dan menghentikan ugal-ugalan mereka di bawah tekanan perlawanan, seperti yang terjadi di Gaza.”

Israel menyalahkan para pemimpin Hamas di luar negeri, termasuk Al-Arouri, atas eskalasi serangan baru-baru ini di Tepi Barat dan mengancam akan menyerang mereka. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Mengapa Israel Mendadak Mengaku Terlibat dalam Pembunuhan Jenderal Soleimani?

Satu Orang Palestina di Tepi Barat Gugur Ditembak Pasukan Zionis

DISKUSI: