Esktremis Zionis Mencoba Mengusik Al-Aqsa lagi, Ini Peringatan Terbaru dari Brigade Al-Qassam

0
308

Gaza, LiputanIslam.com –  Sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin Al-Aqssam, kembali memperingatkan Rezim Zionis Israel ihwal bahaya tindakan para ekstremis Zionis mengusik kehormatan Masjid Al-Aqsa menyusul adanya upaya provokatif terbaru mereka di kota Quds yang diduduki Israel.

Juru bicara Brigade Al-Qassam, Abu Obeida, dalam sebuah pernyataan yang dimuat di situs brigade ini, Kamis (10/6), menegaskan, “Brigade Al-Qassam dan para komandan resistensi memantau dari dekat apa yang terjadi di Quds dan Masjid Al-Aqsa berupa upaya-upaya provokatif dan agresif kaum perampas dan para pemimpin mereka, dan memperingatkan konsekuensi tindakan mengusik Al-Aqsa.”

Dia menambahkan bahwa sayap militer Hamas ini “mengucapkan selamat kepada kaum merdeka yang bertahan di Quds atas upaya mereka mencegah dan melawan penodaan dan agresi terhadap Al-Aqsa.”

Sebelumnya di hari yang sama, puluhan warga Zionis yang dikawal oleh polisi Israel mendatangi komplek Masjid Al-Aqsa. Polisi Israel saat itu merepresi puluhan orang Palestina yang berusaha mencegah masuknya Itamar Ben-Gvir, anggota parlemen Israel, ke kawasan Bab Al-Amud, di pusat kota Quds, sebelum kemudian menangkap empat orang di antaranya.

Ben-Gvir dan kelompoknya berusaha melurug Bab Al-Amud sebagai reaksi protes terhadap polisi yang melarang aksi  provokatif “parade bendera” yang diserukan oleh organisasi-organisasi sayap kanan Israel.

Selasa lalu kabinet keamanan Israel menunda jadwal parade itu menjadi Selasa mendatang tanpa menentukan rute, meskipun akan melintas di Bab Al-Amud, manakala pihak Palestina telah berulang kali memperingatkan konsekuensi aksi tersebut.

Parade itu semula akan digelar pada bulan lalu bersamaan dengan peringatan pendudukan Israel atas Quds timur pada tahun 1967, namun ditunda akibat pecahnya perang Israel-Gaza dan meningkatnya ketegangan di Quds.

Perang itu berunjung gencatan senjata yang dimediasi Mesir dan diterapkan sejak dini hari tanggal 21 Mei setelah kedua belah terlibat saling serang selama 11 hari. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Sayap Kanan Israel Tuntut Ganti Rugi atas Dukungan Qatar kepada Hamas dan Jihad Islam

Senyum Bugar Sayid Nasrallah dan Kandasnya Harapan Israel

DISKUSI: