Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Eropa Kecewa, Iran Tegaskan Usulannya dalam Perundingan Nuklir Memiliki Dasar Hukum

Published 04/12/2021 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Wina, LiputanIslam.com –  Kepala delegasi Iran dalam perundingan nuklir di Wina, Austria, Ali Bagheri Kani, mengatakan bahwa usulan negaranya kepada pihak lain disiapkan berdasarkan prinsip-prinsip yang telah disepakati oleh kedua pihak, dan bahwa tak satupun pihak Eropa mengklaim bahwa usulan itu tak memiliki dasar hukum.

Kepada wartawan menjelang pulang dari Wina setelah berakhirnya sesi penutupan komisi bersama yang dihasilkan oleh perjanjian nuklir 2015, Bagheri Kani mengatakan, “Benar bahwa pihak-pihak Eropa tak puas dengan beberapa usulan kami, tapi usulan itu bersandar pada prinsip-prinsip bersama di antara kedua pihak, dan tak dikritik sebagai sesuatu yang tak relevan. Mereka menyatakan ‘itu tak sesuai dengan pendapat kami’, dan kamipun juga mengatakan bahwa ini sesuatu yang wajar.”

Dia menambahkan, “Kami mengajukan permintaan berdasarkan pendapat, kepentingan dan kebijakan negara kami, tapi yang penting ialah bahwa usulan itu diajukan berdasarkan kerangka yang juga diterima oleh pihak lain.”

Di pihak lain, setelah putaran baru perundingan nuklir Iran dengan 4+1 (Inggris,Prancis, Rusia dan China plus Jerman) itu berjalan sekian hari, pihak Eropa, Jumat, menyaku “kecewa dan prihatin” atas tuntutan Iran.

Para diplomat senior dari Inggris, Prancis dan Jerman menilai “Teheran telah mundur dari semua kompromi yang telah dicapai dengan susah payah” dalam putaran pertama perundingan yang berlangsung pada April dan Juni lalu, dan menyebut Iran menempuh “langkah ke belakang”.

Pada akhir pekan ini semua perunding akan pulang ke negara masing-masing, dan perundingan akan dimulai lagi pada pertengahan pekan depan “untuk mengetahui apakah perselisihan itu dapat diatasi atau tidak”.

Mereka menambahkan bahwa tak jelas bagaimana nanti kesenjangan itu dapat diatasi dalam kerangka waktu yang realitis berdasarkan rencana Iran.

Meski demikian, para diplomat Eropa itu mengaku “terlibat sepenuhnya dalam pencarian solusi diplomatik” dan menekankan bahwa “waktu sudah hampir habis”.

Perundingan di Wina itu diselenggarakan untuk menyelamatkan perjanjian tahun 2015 antara Iran dan  negara-negara besar, yang bertujuan mencegah Iran dari apa yang mereka sebut upaya membuat  bom nuklir, tuduhan yang selalu dibantah Iran.

Perjanjian yang lazim disebut Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) itu berantakan sejak Amerika Serikat (AS) keluar darinya secara sepihak pada 2018 dan kembali menerapkan sanksi terhadap Iran sehingga Teheran membalasnya dengan menarik diri dari sebagian besar komitmennya.

AS mengikuti jalannya perundingan itu namun tidak secara langsung. (mm/alalam/railayoum)

Baca juga:

Perunding Iran Tolak Pengaitan Perundingan Nuklir dengan Urusan Alutsista  

Komandan IRGC: Musuh Tak Bernyali Melancarkan Serangan Militer terhadap Iran

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account