Erdogan: Kiblat Pertama Umat Islam Jadi Sasaran Terorisme Negara di Depan Mata Dunia

0
150

Quds, LiputanIslam.com –   Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan bahwa Masjid al-Aqsa yang pernah menjadi kiblat umat Islam di masa Rasulullah saw kini menjadi sasaran terorisme yang disponsori oleh negara (Israel).

“Ada terorisme negara yang semakin parah di Palestina dan dilakukan di depan mata seluruh khalayak dunia dengan sasaran Quds yang merupakan kiblat pertama Muslimin,” ungkap Erdogan dalam kata sambutannya pada sebuah acara peringatan Malam Qadar di Istanbul, Turki, pada Jumat malam lalu, seperti dikutip al-Alam, Minggu (2/5/2019).

Dia menambahkan, “Dari sini kita mengirim doa untuk para pengungsi Palestina yang sudah 70 tahun terbakar rindu akan kepulangan ke tanah air mereka, Palestina.”

Baca: Kaum Zionis Menyerbu Masjid Al-Aqsa dan Menyerang Jamaah Iktikaf

Menurutnya, umat Islam di seluruh penjuru dunia sekarang sedang menjalani “periode yang sangat sulit.”

“Di satu sisi kita melihat negara-negara Muslim mengalami peperangan dan konflik-konflik internal, dan di sisi lain kita mendapati adanya konflik-konflik kepentingan yang dilancarkan oleh organisasi-organisai teroris, yang semuanya membayangi kegembiraan kita atas bulan Ramadhan yang diberkahi,” terangnya.

Baca: Media Israel Ungkap Skandal ‘Kesepakatan Abad Ini’

Presiden Turki mengaku menentang keras penumpahan sesama umat Islam.

“Ada orang-orang yang menghadap kiblat lima kali sehari dan beriman kepada kitab, nabi, dan Sang Pencipta yang sama, tapi mereka menumpahkan darah satu sama lain di berbagai kawasan kita demi sesuatu yang sepela,” tegasnya. (mm/alalam)

DISKUSI: