Empat Rudal Guncang Pangkalan Militer AS di Suriah

0
159

DeirEzzor, LiputanIslam.com –  Komplek ladang gas alam Conoco, yang digunakan oleh pasukan pendudukan Amerika Serikat (AS) sebagai pangkalan militer ilegalnya di Suriah timut, menjadi sasaran serangan rudal dari arah yang tidak diketahui pada hari Kamis (6/1).

Dikutip lembaga pemberitaan Awqat Al-Sham, sumber lokal di Deir Ezzor mengkonfirmasi bahwa pangkalan ilegal AS itu diserang dengan empat rudal, yang suara ledakannya terdengar di daerah sekitarnya. Namun demikian, tak ada informasi mengenai dampak serangan tersebut.

“Pemboman itu disusul dengan pengerahan pasukan AS secara besar-besaran di kawasan sekitar, terlihat penyebaran tentara AS di sekitar pangkalan, di tengah penerbangan intensif helikopter dan jet tempur di langit angkasa, hingga menyebabkan kepanikan di tengah penduduk desa dan kota yang tinggal di pinggiran dan sekitar ladang gas itu, terutama setelah jet-jet tempur memecah dinding suara saat terbang di ketinggian yang relatif rendah,” ungkap sumber itu.

Sumber itu menambahkan, “Suasana di daerah itu masih tegang, karena sejumlah besar pria bersenjata SDF (pasukan Kurdi) yang loyal kepada tentara AS juga dikerahkan, pos-pos pemeriksaan didirikan untuk mereka di daerah Al-Izba dan Al-Maamal, utara Deir ez-Zor, dan dilakukan pengawasan ketat terhadap para pemuda setempat.”

Serangan tersebut tercatat sebagai yang keempat kalinya terhadap pangkalan militer AS di wilayah provinsi Deir ez-Zor sejak awal tahun baru 2022.

Komplek ladang gas Conoco, 20 km timur laut kota Deir ez-Zor, adalah ladang gas terbesar di Suriah. Komplek ini dibangun pada tahun 2005 di bawah kontrak antara Perusahaan Gas Suriah dan perusahaan AS ConocoPhillips. (mm/alalam)

Baca juga:

Pangkalan dan Konvoi AS Jadi Target Serangan Beruntun di Irak

Pompeo Minta Pemerintah AS Lindungi Dirinya dan Trump dari Ancaman Iran

DISKUSI: