Ditemui Menlu Iran, Sekjen Hizbullah: Iran Buktikan Kesetiaan kepada Sekutunya

0
182

Beirut, LiputanIslam.com –   Sekjen Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian dan rombongan delegasi yang menyertainya bersama Duta Besar Iran untuk Lebanon, Mohammad Jalal Firouzniya, Jumat (8/10).

Dalam pertemuan itu keduanya telah membicarakan perkembangan situasi politik di Lebanon dan kawasan sekitar, sebagaimana disebutkan dalam statemen Hizbullah yang dirilis pada hari itu.

Menteri Luar Negeri Iran menekankan “keteguhan sikap negaranya kepada Lebanon serta dukungan dan kebersamaan dengannya di semua level”.

Di pihak lain, Sayid Nasrallah berterima kasih kepada Iran dan menyebut negara republik Islam ini “telah membuktikan kedudukannya sebagai sekutu setia yang tak menelantarkan para sahabatnya dalam kondisi sesulit apapun”. Dia juga mengatakan, “Besar sekali harapan untuk keluarnya Lebanon dari ujian (krisis ekonomi) ini, dan semuanya bekerjasama.”

Abdollahian tiba di Beirut, ibu kota Lebanon, dari Moskow, ibu kota Rusia, pada hari Kamis lalu dan segera menemui Presiden Lebanon Michel Aoun dan sejumlah pejabat Lebanon lainnya.

Presiden Aoun saat menerima kunjungan Abdollahian di Istana Kepresidenan Baabda, Beirut, menekankan dukungan negaranya kepada segenap upaya yang dilakukan Iran demi memperkuat hubungan Iran dengan Lebanon dan dengan negara-negara kawasan, terutama negara-negara Arab, melalui dialog dalam rangka ini.

“Dialog seperti ini dapat mendekatkan pandangan terhadap berbagai isu yang diperselisihkan,” ungkap Aoun.

Sedangkan Menteri Abdollahian dalam jumpa pers bersama sejawatnya dari Lebanon, Abdollah Bou Habib, mengatakan, “Perusahaan-perusahaan Iran siap mengadakan dua pembangkit listrik di Lebanon dalam tempo kurang dari 18 bulan.” Dia juga menyebutkan kesediaan Iran berpartisipasi dalam rekonstruksi Pelabuhan Beirut jika diminta.

Kelompok pejuang Hizbullah telah memrakarsai suplai bahan bakar minyak dari Iran untuk Lebanon sejak Agustus lalu ketika Lebanon menderita kelangkaan bahan bakar minyak di tengah parahnya krisis ekonomi. Minyak Iran didatangkan ke Lebanon melalui Pelabuhan Baniyas, Suriah, meskipun Iran dikenai sanksi perminyakan oleh AS.

Abdollahian menegaskan, “Republik Islam Iran memandang Lebanon sebagai sahabat, mitra dan sekutunya di kawasan.  Kami sepenuhnya siap memberikan bantuan  kepada Lebanon agar dapat sukses melewati krisis ekonomi dewasa ini.”

Dia juga mengatakan, “Republik Lebanon juga dapat memperoleh pengecualian dari sanksi AS agar dapat bekerja untuk memperkuat hubungan dagang dan ekononomi dengan Iran.” (mm/raialyoum)

Pasang Badan di Beirut, Menlu Iran Tegaskan Negaranya Siap Bantu Lebanon Pecahkan Blokade

Menlu Iran di Moskow Bicara Soal Perundingan Nuklir dan Hubungan dengan Arab Saudi

DISKUSI: