Dijumpai Presiden Maduro, Ayatullah Khamenei Puji Keberanian Venezuela terhadap AS dan Israel

0
112

Teheran, LiputanIslam.com   Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayidd Ali Khamenei dalam pertemuan dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro di Teheran, Sabtu (11/6), menyatakan bahwa pengalaman panjang  kedua negara telah membuktikan betapa perlawanan adalah satu-satunya cara untuk menghadapi sanksi dan tekanan AS.

“Pengalaman sukses kedua negara menunjukkan bahwa perlawanan adalah satu-satunya cara untuk melawan tekanan demikian,” ujarya.

Ayatullah Khamenei memuji kemenangan pemerintah dan bangsa Venezuela dalam perjuangan melawan AS.

“Perlawanan Anda dan rakyat Venezuela sangat berharga karena meningkatkan nilai, status dan jasa suatu bangsa dan negara serta para pemimpinnya. Hari ini, AS memandang Venezuela dengan (cara) yang berbeda dibandingkan dengan masa lalu,” katanya.

Ayatullah Khamenei menyinggung kemajuan sains dan teknologi Iran di tengah badai sanksi AS.

“Langkah-langkah besar demikian telah diambil ketika sanksi dan tekanan terberat dan belum pernah terjadi sebelumnya telah dijatuhkan pada bangsa Iran, dan orang Amerika sendiri menyebutnya ‘tekanan maksimum’ (kebijakan),” terangnya.

Pemimpin Besar Iran menyambut baik perjanjian kemitraan 20 tahun antara Teheran dan Caracas yang bertujuan untuk memperkuat kerja sama bilateral di berbagai bidang, dan menekankan keharusan pemerintah Iran dan Venezuela lebih memperkuat hubungan.

Dia mengatakan, “Kedua negara tidak memiliki hubungan sedemikian dekat dengan negara (lain), dan Republik Islam Iran telah menunjukkan bahwa mereka mengambil risiko pada saat bahaya dan menjulurkan tangan bantuan kepada teman-temannya.”

Ayatullah Khamenei juga memuji semangat anti-Zionisme Maduro dan menyebutnya “sangat tulus dan berani”.

Di pihak lain, dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Presiden Iran Ebrahim Rayeesi itu, Presiden Venezuela mengapresiasi dukungan Iran kepada perjuangan Venezuela melawan tekanan AS.

Menyinggung parahnya kondisi ekonomi Venezuela dalam beberapa tahun terakhir,  dia menyebut AS telah memulai perang bertahap dan multi-dimensi terhadap Venezuela.

Namun, lanjut Maduro, Venezuela berhasil dalam perlawanannya terhadap agresi AS dan dapat memanfaatkan peluang yang justru muncul akibat dari sanksi. Menurutnya, kondisi Venezuela kini lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya.

Dia juga mencatat bahwa Venezuela sedang menyusun peta jalan yang tepat untuk meningkatkan kerja sama dengan Iran di berbagai bidang, terutama sains dan teknologi.

Maduro menilai dukungan Venezuali kepada Palestina telah memicu konspirasi rezim Zionis Israel anti-Caracas melalui agen dinas intelijen Israel Mossad. (mm/fna)

Baca juga: 

Berkunjung ke Teheran, Presiden Venezuela Puji Keberanian Iran dan Kutuk Kejahatan Israel

Soal Nuklir, Presiden Raisi: Iran Pantang Mundur

DISKUSI: