Digertak Trump, Panglima IRGC Malah Ancam Hancurkan “Pasukan Teroris “AS di Teluk Persia

0
672

Teheran, LiputanIslam.com –  Panglima pasukan tangguh Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Mayjen Hossein Salami memperingatkan pasukan AS untuk tidak melakukan tindakan sabotase di Teluk Persia, menyusul pernyataan provokatif Presiden AS Donald Trump terhadap Iran.

“Kami memberi tahukan kepada  AS bahwa kami sepenuhnya bertekad dan serius dalam membela keamanan nasional kami, perbatasan air, keamanan pelayaran, dan keamanan pasukan pertahanan kami, dan akan tegas menanggapi setiap tindakan sabotase,” ujar Salami setelah mengunjungi pasukan IRGC yang ditempatkan di pulau-pulau Iran di Teluk Persia, Kamis (23/4/2020).

“Kami telah memerintahkan unit angkatan laut kami untuk menarget setiap kapal atau unit tempur dari pasukan AS yang hendak mengancam keamanan kapal-kapal tempur kami,” tambahnya.

Trump Rabu lalu mengaku telah mengarahkan angkatan laut negara ini untuk “menembak jatuh dan menghancurkan” kapal perang Iran yang “melecehkan” kapal-kapal perang AS.

Para pejabat AS lantas menyebut pernyataan Trump melalui Twitter itu sebagai peringatan langsung presiden AS bagi Iran agar tidak mengulangi apa yang disebut Pentagon sebagai “perjumpaan provokatif” yang terjadi pekan lalu di Teluk Persia.

Jenderal Salami mengatakan bahwa pemerintah AS sedang tertekan oleh persoalan komando dan kontrolnya  atas unit-unit militernya akibat kontak mereka dengan para personil pasukan AS yang terinfeksi virus corona (Covid-19).

Baca: Digertak Trump, Ini Tanggapan Pasukan Elit Iran

Salami balik menuding bahwa kapal-kapal AS-lah yang pekan lalu menunjukkan perilaku tidak profesional dan mengganggu kapal logistik Iran.

“AS  sudah pernah merasakan kekuatan kami, dan harus mengambil pelajaran darinya,” sumbarnya.

Dia menambahkan, “Saya telah memerintahkan pasukan angkatan laut kami untuk menghancurkan pasukan teroris Amerika di Teluk Persia yang mengancam keamanan kapal militer atau non-militer Iran.”

Baca: IRGC: Satelit Militer Iran adalah untuk Tingkatkan Kecerdasan Strategi Pertahanan

Ribuan pasukan AS telah tertular Covid-19, termasuk ratusan orang di kapal induk yang bermasalah dan berlabuh di Guam, dan sedikitnya dua orang telah meninggal akibat serangan virus mematikan ini. (mm/fna/aljazeera)

DISKUSI: