Dialog Teheran-Riyadh, Menlu Iran dan Menlu Saudi Berkemungkinan akan Mengadakan Pertemuan

0
113

Teheran, LiputanIslam.com  Pakar politik Iran Hasan Hanizadeh memandang tidak tertutup kemungkinan Menlu Iran dan Menlu Arab Saudi akan mengadakan pertemuan dalam waktu dekat ini sebagai tindak lanjut dialog dan upaya rekonsiliasi kedua negara yang putus hubungan sejak Januari 2016.

Dalam wawancara dengan IRNA, Jumat (6/5), Hanizadeh mengatakan bahwa Saudi harus membuktikan iktikad baiknya untuk menjalin hubungan yang berkelanjutan dengan Iran, dan bahwa kedua negara telah mencapai hasil-hasil positif pada putaran kelima pembicaraan antara keduanya.

Dia lantas mengatakan, “Menlu Iran dan Menlu Saudi bisa jadi akan bertemu dalam waktu dekat.”

Hanizadeh menyebutkan bahwa pembicaraan Iran-Saudi dimulai setahun yang lalu di Baghdad, ibukota Irak, dan sejauh ini kedua pihak telah mengadakan lima putaran pembicaraan.

Dia menjelaskan bahwa beberapa masalah penting yang dibahas oleh kedua negara antara lain ialah campur tangan Saudi dalam isu-isu yang berkaitan dengan Poros Resistensi dan kecenderungan Saudi menyesuaikan diri dengan Rezim Zionis Israel, serta hubungan bilateral yang diharapkan dapat mengatasi banyak masalah.

Menurut Hanizadeh, perang Saudi terhadap Yaman juga merupakan masalah yang disorot dalam putaran pembicaraan itu. Pihak Iran menekankan bahwa perang ini tidak menghasilkan apapun untuk Saudi sehingga Saudi lebih baik berdialog dengan berbagai kelompok politik di Yaman, termasuk Ansarullah (Houthi).

Hanizadeh juga mengatakan bahwa masalah Yaman merupakan masalah paling pelik dalam pembicaraan Iran-Saudi, dan dalam konteks ini Saudi telah  beberapa kali mengumumkan gencatan senjata. (mm/alalam)

Baca juga:

Ancam Iran, Israel: Kami akan Hantam Rezim yang Mendanai Terorisme

Tak Ingin Main Rahasia lagi, Presiden Israel Ingin Kunjungi Saudi Terang-terangan

DISKUSI: