Delapan Negara Terkemuka Dunia Serukan Gencatan Senjata di Yaman

0
99

NewYork, LiputanIslam.com –  Delapan negara di dunia, lima di antaranya pemegang hak veto, yaitu  AS, Rusia, Inggris, Perancis, dan China, serta tiga lainnya adalah Jerman, Swedia, dan Kuwait, menyerukan gencatan senjata dan solusi politik di Yaman.

Seruan itu diungkap dalam sebuah pernyataan bersama yang dirilis usai pertemuan virtual tingkat menteri yang membahas Yaman, negara yang sudah lima tahun dilanda perang, Kamis (17/9/2020).

Mereka menekankan adanya “kebutuhan yang mendesak untuk de-eskalasi dan gencatan senjata di semua penjuru Yaman”.

Kelompok itu menyatakan prihatin atas keengganan pihak-pihak di Yaman memanfaatkan kesempatan untuk mencapai gencatan senjata, setelah Sekjen PBB Antonio Guterres pada bulan Maret lalu menyerukan penghentian aksi saling serang sesegera mungkin.

Dalam pernyataan singkat di pertemuan tertutup itu, Guterres mengatakan bahwa perang yang sudah berlangsung lima tahun telah menghancurkan kehidupan puluhan juta orang Yaman.

“Dengan adanya penyebaran pandemi virus Covid-19, kebutuhan mendesak kepada pencapaian penyelesaian politik yang dinegosiasikan untuk mengakhiri konflik telah meningkat,” lanjut Guterres.

Guterres menambahkan bahwa di Yaman tercatat lebih dari 2000 kasus infeksi Covid-19 dan para ahlipun memperkirakan jumlah orang yang terpapar di negara ini dapat mencapai satu juta orang dengan tingkat kematian 30%, karena banyak fasilitas kesehatan hancur selama perang. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Ansarullah Serang Bandara Saudi

Ansharullah: UEA dan Bahrain Sudah Lama Berhubungan dengan Israel

DISKUSI: