Dari Rusia, Menlu Suriah Ancam Israel dengan Serangan Balasan Berlipat

0
326

 

Moskow, LiputanIslam.com –   Menteri Luar Negeri Suriah Faisal Mekdad menegaskan Damaskus tak dapat menoleransi serangan Israel ke Suriah, dan karena itu  cepat atau lambat Damaskus akan melakukan pembalasan  dengan intensitas bahkan  bisa berlipat ganda.

Peringatan terhadap Rezim Zionis Israel itu dilontarkan Mekdad dari Rusia dalam konferensi pers bersama dengan mitra di sana, Sergei Lavrov, (Senin (21/2).

“Damaskus sanggup membalas satu sha’ dengan dua sha’”, sumbarnya, seperti dikutip Al-Alam, mengacu pada satuan ukuran berat yang popular dalam budaya tradisional Arab di mana satu sha’ setara dengan 3,8 kg.

Mengenai sepak terjang pasukan pendudukan Amerika Serikat (AS) di negaranya, Mikdad menyatakan bahwa AS di Suriah bukan hanya menyokong pasukan separatis melainkan juga kelompok-kelompok teroris.

Di pihak lain, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dalam konferensi pers ini menegaskan bahwa serangan udara Israel di Suriah harus segera dihentikan, terutama karena serangan ini menghambat upaya Damaskus memberantas terorisme.

Sementara itu, dalam pertemuan antara keduanya, Lavrov menuding Barat “berusaha menciptakan konfrontasi yang nyaris tidak dapat diatasi” dengan Rusia karena ketegangan terus meningkat di Ukraina.

Menimpali pernyataan ini, Mekdad menyatakan bahwa Barat “mendorong Ukraina dalam melakukan agresi terhadap Rusia” dan  bahwa “kampanye kemunafikan, kebohongan dan kesalahan representasi” Barat “sama dengan” apa yang mereka lakukan terhadap pemerintah Suriah. (mm/alalam/rw)

Baca juga:

Suriah, Yaman dan Cechnya Dukung Pengakuan Putin atas Kemerdekaan Dua Wilayah di Ukraina Timur

Menlu Suriah: Jangan Biarkan Barat Rusak Hubungan Iran dan Arab

DISKUSI: