Beralasan Ada Ancaman Iran, Israel Imbau Warganya Tak Bepergian ke Sejumlah Negara

0
351

Quds, LiputanIslam.com –   Badan Keamanan Israel (ISA/ Shabak/Shin Bet) mengimbau kepada warga negara Zionis ilegal ini untuk tidak bepergian ke sejumlah negara dengan dalih ada ancaman serangan dari Iran.

Negara-negara yang tercakup dalam travel warning atau peringatan perjalanan itu ialah Uni Emirat Arab (UEA) , Bahrain, Georgia, Azerbaijan, Kurdistan Irak, Turki, Yordania, dan Mesir.

“Kami memperkirakan bahwa Iran akan melanjutkan operasi dalam waktu dekat ini untuk menyerang sasaran-sasaran Israel,” ungkap kantor kontra-terorisme badan Israel tersebut, Senin (29/3).

Media Israel menyebutkan Iran telah menyerang kapal-kapal Israel dalam beberapa bulan terakhir, dan Israelpun menuding Iran berusaha menyerang sasaran Israel di seluruh dunia, termasuk UEA.

Setelah menjalin hubungan dengan Israel tahun lalu, UEA menjadi tujuan yang populer bagi turis Israel, bahkan setelah peringatan perjalanan serupa dikeluarkan.

Pandemi Covid-19 menghentikan sebagian besar perjalanan mereka. Tapi setelah kampanye vaksinasi sukses, Israel mulai membuka kembali sektor ekonominya dan mengharapkan pariwisata meningkat dalam beberapa bulan mendatang.

Bulan lalu, media Israel mengklaim Iran gagal menyerang kedutaan Israel di Afrika Timur. Pejabat intelijen mengatakan upaya serangan itu direncanakan oleh agen Iran yang kewarganegaraan ganda Eropa.

Disebutkan bahwa agen itu bertugas mengumpulkan intelijen di situs-situs Israel, serta kedutaan AS dan UEA, sebagai bagian dari upaya Teheran untuk membalas pembunuhan dua tokoh Iran, Qassem Soleimani dan Mohsen Fakhrizadeh. (mm/raialyoum/haaretz)

Baca juga:

Israel Terancam Harus Gelar Pemilu ke-5 dalam Tempo 2 Tahun Terakhir

Militer Israel Mengaku Sanggup Hancurkan Secara Total Proyek Nuklir Iran

DISKUSI: