Israel Terancam Harus Gelar Pemilu ke-5 dalam Tempo 2 Tahun Terakhir

0
154

TelAviv,LiputanIslam.com-Pemilu Legislatif ke-4 Israel dalam dua tahun terakhir kembali gagal mengatasi kebuntuan politik Rezim Zionis. Partai-partai pendukung Benyamin Netanyahu kembali gagal mendapatkan mayoritas suara. Netanyahu pun dicap oleh para petinggi Likud sebagai biang keladi kegagalan ini.

Di awal kampanye, Netanyahu sesumbar akan memperoleh 40 kursi untuk partainya. Namun Likud hanya mendapatkan 30 kursi, yang merupakan hasil terburuk dalam 4 pemilu terakhir.

Para pengkritik Netanyahu menyatakan, padahal situasi di periode ke-4 Pemilu Knesset lebih menguntungkan Netanyahu daripada tiga Pemilu sebelum ini. Seharusnya, kata mereka, Netanyahu mendapatkan suara mayoritas dengan mudah, namun dia kembali gagal. Sebab partai rival Likud, yaitu Blue and White, menderita kekalahan telak dan partai para legislator Arab juga terpecah-pecah, sehingga di atas kertas, semestinya Likud meraih kemenangan.

Mulai sekarang, para petinggi Israel mulai berunding untuk membentuk koalisi, yang mungkin akan berlangsung selama sepekan. Jika masing-masing dari kedua belah pihak gagal membentuk koalisi yang terdiri dari 61 kursi, maka Rezim Zionis akan berhadapan dengan kondisi yang belum pernah terjadi sebelum ini, yaitu terpaksa mengadakan pemilu untuk ke-5 kalinya dalam tempo dua tahun. (af/fars)

Baca Juga:

Militer Israel Mengaku Sanggup Hancurkan Secara Total Proyek Nuklir Iran

Netanyahu: Tak akan Ada Negara Palestina Berkedaulatan Penuh

DISKUSI: