Bennett: Sudah Tiba Saatnya Israel Gunakan Segala Cara terhadap Iran

0
245

Quds, LiputanIslam.com –  Perdana Menteri Rezim Zionis Israel Naftali Bennett bersumbar bahwa sudah tiba saatnya bagi Israel untuk menggunakan segala cara terhadap Iran yang disebutnya harus menanggung resiko atas pelanggaran Teheran.

Dikutip Haaretz, Ahad (5/12), Bennett menyerukan kepada negara-negara yang terlibat dalam pembicaraan nuklir dengan Iran di Wina, Austria, agar mengandalkan jalur ofensif terhadap Iran dengan dalih bahwa hal absurd terjadi ketika Iran bernegosiasi tapi di saat yang sama juga terus memperkaya uranium.

Kamis lalu, Bennett menyerukan penghentian negosiasi Wina yang bertujuan memulihkan perjanjian nuklir Iran, sebagai tanggapan atas apa yang disebutnya “provokasi nuklir Iran.”

Dalam kontak telefon dengan Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken dia mengatakan bahwa “Iran mempraktikkan provokasi nuklir sebagai taktik negosiasi,” dan mengklaim bahwa “ini harus ditanggapi dengan penghentian segera negosiasi dan tindakan tegas oleh kekuatan-kekuatan besar.”

Bennett juga menegaskan penentangannya terhadap pencabutan sanksi yang dikenakan AS terhadap Iran.

Israel telah mengalokasikan  dana 1,5 miliar USD untuk persiapan kemungkinan serangan militer terhadap situs nuklir Iran. Para petinggi politik dan militer Israel hampir setiap hari mengeluarkan peringatan soal ini.

Presiden Israel Isaac Herzog, Ahad, menyatakan bahwa jika masyarakat internasional tidak mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menggagalkan proyek nuklir Iran maka Israel akan “terpaksa membela diri sendirian”.

Menurutnya, tantangan terbesar yang dihadapi Israel dan AS adalah ancaman Iran, dan karena itu Israel mengikuti perkembangan di bidang ini dengan cermat, termasuk ihwal negosiasi dengan Teheran, dan akan menyambut setiap solusi diplomatik yang komprehensif untuk masalah ini dengan cara yang memastikan penghapusan ancaman Iran untuk selamanya.

Dia menegaskan bahwa jika solusi seperti itu tidak tercapai maka semua opsi akan tetap ada di atas meja. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Eropa Kecewa, Iran Tegaskan Usulannya dalam Perundingan Nuklir Memiliki Dasar Hukum

Komandan IRGC: Musuh Tak Bernyali Melancarkan Serangan Militer terhadap Iran

DISKUSI: