Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Baghdad Dilanda Unjuk Rasa Akbar Anti-AS, Para Ulama Turut Bersuara

Published 25/01/2020 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Baghdad,LiputanIslam.com –  Rakyat Irak menggelar unjuk rasa akbar di Baghdad untuk menandai tuntutan mereka agar  tentara AS keluar dari Negeri 1001 Malam ini menyusul serangan teror tentara AS yang menewaskan tokoh penting Irak dan Iran.

Sayed Sadiq al-Hashemi, direktur Pusat Studi Irak, menyatakan lebih dari 2,5 juta orang telah berpartisipasi dalam demonstrasi akbar yang berlangsung pada hari Jumat (24/1/2020) tersebut.

Sejak dini hari Jumat, massa dalam jumlah besar yang terdiri atas pria dan wanita dari berbagai usia, termasuk anak kecul, berkumpul di kawasan Jadriyah di dekat Universitas Baghdad.

Para pengunjuk rasa membawa spanduk dan memekikkan slogan-slogan yang menyerukan pengusiran pasukan AS.

“Keluar, keluar, pasukan pendudukan!” bunyi pekikan sebagian massa, sementara sebagian lain menimpalinya dengan pekikan, “Ya, untuk kedaulatan!”

Sebagian orang mengenakan pakaian kafan untuk memperlihatkan kesiapan rakyat Irak berkorban demi kedaulatan nasionalnya dan perlawanan terhadap intervensi AS.

Jaringan berita al-Ahd Irak melaporkan bahwa warga Irak dari semua provinsi di negara itu telah berkonsentrasi di Baghdad.

Juru bicara Brigade Hizbullah Irak Mohamad Muhyi menyatakan bahwa Irak sekarang telah memasuki periode baru yang disebut “Revolusi 20 Kedua”. Revolusi yang pertama adalah perlawanan terhadap proyek imperialisme Inggris untuk mendisentegrasi Irak, sedangkan yang kedua adalah perlawanan terhadap kebercokolan militer AS.

Pada tanggal 5 Januari lalu parlemen Irak menyetujui keputusan yang menyerukan pengusiran semua pasukan asing menyusul serangan udara AS yang menggugurkan jenderal ternama Iran Qassem Soleimani Iran dan wakil ketua pasukan relawan Irak Hashd Shaabi, Abu Mahdi al-Muhandis.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, unjuk rasa akbar itu terjadi setelah ulama muda berpengaruh Irak, Sayid Muqtada Sadr, menyerukan kepada rakyat Irak untuk menggelar “demontrasi sejuta umat, yang damai dan bersatu untuk mengutuk keberadaan dan pelanggaran AS.”

Baca:Rakyat Irak Bersiap Gelar Unjuk Rasa Akbar Anti-AS

Pada hari Jumat Sadr merilis pernyataan lagi berisikan seruan penutupan pangkalan-pangkalan militer AS dan larangan zona udara Irak bagi pesawat tempur dan pesawat pengintai AS.

Dia memperingatkan bahwa keberadaan pasukan AS di Irak akan diperlakukan rakyat Irak sebagai pasukan pendudukan jika Washington tetap menolak tuntutan agar pasukan AS ditarik keluar dari Irak.

Ulama Syiah terkemuka Irak Ayatullah Sayid Ali al-Sistani dalam sebuah pesan yang disampaikan melalui seorang wakilnya pada sholat Jum’at di Karbala juga mendesak segenap komponen politik Irak agar melakukan segala  yang diperlukan untuk melindungi kedaulatan Irak. (mm/presstv/alalam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account