Rakyat Irak Bersiap Gelar Unjuk Rasa Akbar Anti-AS

0
128

Baghdad, LiputanIslam.com –  Ulama muda berpengaruh di Irak Sayid Moqtada Sadr menyerukan kepada seluruh rakyat Irak, baik laki-laki maupun perempuan” untuk “menyelamatkan tanah air” dengan berpartisipasi dalam unjuk rasa akbar untuk menyuarakan pengusiran tentara AS dari Irak, yang akan digelar hari ini, Jumat (24/1/2020), dan rakyat Irakpun lantas melakukan berbagai persiapan untuk mengikuti unjuk rasa ini.

Moqtada Sadr adalah orang yang pertama kali menyampaikan seruan itu. Melalui Twitter dia menegaskan bahwa “lonceng kemerdekaan dan keadulatan telah berbunyi”, sembari menjanjikan “Irak yang merdeka, diperintah oleh orang-orang salih, dan bersih dari korupsi”.

Seruan ini lantas disusul dengan seruan serupa dari berbagai kelompok, partai, dan fraksi parlemen kepada rakyat agar berpartisipasi dalam unjuk rasa akbar, yang diperkirakan akan dilakukan dalam bentuk aksi pawai yang mengarah ke gerbang Kedutaan Besar AS di Zona Hijau, Baghdad.

Baca: Kenang Sang Martir, Irak Buka Sekolah Atas Nama Abu Mahdi Al-Muhandis

Unjuk rasa akbar yang melibatkan jutaan orang itu diserukan menyusul peristiwa serangan udara AS yang menewaskan mantan komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Qassem Soleimani dan wakil ketua pasukan relawan Irak Hasdh Shaabi, Abu Mahdi al-Muhandis, serta beberapa orang lain yang menyertai keduanya di dekat Bandara Internasional Baghdad pada 3 Januari lalu.

Baca: Pasukan AS Mulai Tinggalkan Irak Secara Perlahan

Di Negeri 1001 itu bercokol ribuan tentara AS dengan dalih memberikan pelatihan tentara Irak dan melindungi Kedutaan Besar AS.

Pasukan AS telah berulangkali melanggar kedaulatan Irak secara terbuka, termasuk dengan kedatangan para pejabat AS tanpa koordinasi dengan pemerintah Irak, campur tangan dalam urusan internal Irak, dan penerbangan para pilot AS tanpa seizin otoritas Irak, dan yang belakangan ini menggemparkan ialah serangan teror pasukan AS terhadap Soleimani dan al-Muhandis di Baghdad. (mm/alalam/raialyoum)

DISKUSI: