AS Sebut Iran Sangat Dekat dengan Pembuatan Bom Nuklir

0
171

Washington, LiputanIslam.com – Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM) Kenneth McKenzie menyebut Iran sudah “sangat dekat dengan pembuatan senjata nuklir”.

Dikutip Rai Al-Youm, Rabu (24/11), McKenzie mengatakan hal itu kepada Majalah Time sembari menyatakan bahwa pasukan AS siap menjalankan opsi militer yang mungkin akan ditempuh jika perundingan Iran dengan negara-negara besar dunia mengenai perjanjian nuklir gagal. Perundingan itu akan dimulai lagi di Wina, Swiss, pada 29 November mendatang.

McKenzie juga mengatakan, “Presiden kami mengatakan bahwa mereka (Iran) tak akan pernah mendapatkan senjata nuklir. Para diplomat sekarang ada di depan untuk urusan ini, tapi Komando Pusat selalu memiliki sejumlah rencana yang dapat kami jalankan jika ada pengarahan kepada kami untuk demikian.”

Di sisi lain, Washington menyayangkan apa yang disebutnya tak ada kemajuan dalam pembicaraan antara Iran dan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), dan menilai pendirian Teheran dalam hal ini sebagai “pertanda buruk” menjelang kelanjutan perundingan Wina.

“Kami berterima kasih kepada Dirjen IAEA Rafael Grossi atas usahanya, dan kami kecewa bahwa Iran melewatkan kesempatan yang ditawarkan untuk bekerjasama,” kata juru bicara Kemlu AS kepada AFP.

Grossi sendiri mengatakan bahwa waktu hampir habis untuk upaya IAEA mengamankan akses ke pabrik komponen sentrifugal di Iran guna memasang kembali kamera pengawas.

Dia menambahkan bahwa IAEA dalam waktu dekat ini tidak dapat lagi memastikan apakah peralatan yang ada tidak dikonversi oleh Iran untuk membuat bom nuklir.

Grossi membuat pernyataan demikian sehari setelah kunjungannya ke Teheran yang menurutnya tidak mengarah pada kemajuan dalam sejumlah masalah, terutama soal akses ke pabrik di kompleks Tissa Karaj dua bulan setelah Iran berjanji untuk mengizinkannya.

Jubir Badan Tenaga Atom Iran Behruz Kamalvandi mengatakan bahwa Teheran dan IAEA telah mencapai kesepakatan umum mengenai mekanisme penindak lanjutan tema-tema yang menjadi perhatian bersama, dan bersepakat melanjutkan perundingan untuk penyempurnaan kerangka dan rincian kelanjutan kerjasama antara keduanya.

Menurut Kamalvandi, dalam kunjungan Grossi ke Iran telah dilakukan pembicaraan dalam “suasana konstruktif”.

“Grossi di Dewan Gubernur mengatakan bahwa perundingan di Teheran belum selesai, dan dalam kurun waktu ini kita tak dapat menyembuhkan dan menyimpulkan semua urusan,” lanjutnya.

Kamalvandi juga mengatakan bahwa telah diputuskan untuk melanjutkan perundingan sampai didapat hasil yang sempurna.(mm/raialyoum/alalam)

Baca juga:

Bennett: Orang Iran Kepung Israel dengan Rudal Sambil Duduk Santai di Teheran

Jelang Perundigan Wina, Iran Pastikan akan Terus Mengembangkan Energi Nuklir

DISKUSI: