AS Masih Pasok Senjata dan Peralatan Militer ke Suriah

0
466

Beirut, LiputanIslam.com –  Amerika Serikat (AS) masih mengirim pesawat kargo dan ratusan truk yang memuat senjata dan peralatan militer ke Suriah.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang berbasis di London, Rabu (29/4/2020), melaporkan bahwa pasukan AS telah mengirim 300 truk bersama dengan beberapa pesawat kargo yang memuat senjata dan peralatan militer ke wilayah timur dan timur laut Suriah.

Menurut SOHR, senjata yang dimuat dengan pesawat kargo itu dikirim ke pangkalan AS di Qamishli, Qasrak, dan ladang minyak al-Omar di provinsi Deir Ezzur, dan sebanyak 300 truk yang membawa peralatan militer juga tiba di Tal al-Baidar, provinsi Hasaka.

Selasa lalu SOHR melaporkan bahwa 70 truk milik pasukan AS tiba di pangkalan Tal Baidar dan Qasrak di timur laut Suriah  dari jalur al-Walid pada hari Senin.

Media Al-Alam melaporkan bahwa truk-truk itu membawa senjata dan peralatan logistik untuk militan Kurdi yang menamakan dirinya Pasukan Demokratik Suriah (SDF).

Baca: Inna Lillahi, 40-an Orang Tewas Akibat Ledakan Bom Mobil di Suriah

Dalam beberapa bulan terakhir, AS telah mengirim truk bermuatan militer dan peralatan logistik ke Hasaka sebagai bagian dari plotnya untuk menguasai cadangan minyak dan menjarah sumber daya alam Suriah.

Awal bulan ini kantor berita Suriah, SANA, melaporkan bahwa konvoi yang terdiri dari sedikitnya 35 truk yang mengangkut balok semen dan pasokan logistik telah menyeberang ke wilayah Suriah melalui pintu perbatasan ilegal al-Walid.

Baca: Dua Tentara AS di Suriah “Menghilang” Setelah Mobil Militernya Terkena Serangan

Pada akhir Oktober 2019 AS mengurungkan keputusan sebelumnya untuk menarik semua tentaranya dari wilayah timur Suriah, dan mengumumkan pengerahan sekitar 500 tentara ke ladang minyak yang dikontrol oleh militan Kurdi Suriah. (mm/fna)

DISKUSI: